AMBON — Rapat koordinasi di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Maluku itu diikuti secara luring dan daring oleh BPBD, BMKG, organisasi perangkat daerah terkait, TNI/Polri, serta sejumlah pemangku kepentingan. Pemaparan BMKG menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah mitigasi sesuai karakteristik cuaca dan musim di tiap wilayah Maluku.
Kasrul Selang menyebut informasi BMKG bukan alat untuk menakut-nakuti warga, melainkan bahan bagi semua pihak agar bisa bergerak lebih awal.
"Ini bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, tetapi menjadi informasi bagi kita semua agar dapat melakukan langkah-langkah antisipasi. Pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat harus bersama-sama menghadapi kondisi ini," ujar Kasrul.
Zona Musim Maluku dan Wilayah yang Masih Rawan Karhutla
Pemaparan BMKG memberi gambaran soal pembagian zona musim di Maluku, termasuk perkiraan awal musim hujan dan durasinya di masing-masing wilayah. Sejumlah daerah masih menghadapi potensi karhutla dan kekeringan meski musim hujan mulai mendekat.
Perbedaan karakteristik wilayah itu membuat pemerintah daerah tidak bisa memakai satu pola penanganan yang seragam. Setiap zona musim butuh langkah kesiapsiagaan tersendiri.
BPBD Koordinasikan OPD Kehutanan hingga Kesehatan
Pemprov Maluku melalui BPBD akan mengoordinasikan OPD dan instansi terkait untuk menindaklanjuti informasi BMKG. Sektor yang dilibatkan mencakup kehutanan, pertanian, pekerjaan umum, dan kesehatan.
Koordinasi itu berujung pada penyusunan langkah kesiapsiagaan dan mitigasi di tingkat lapangan. BPBD berperan sebagai simpul yang menghubungkan data cuaca BMKG dengan aksi tiap dinas.
Kabut Asap di Ambon Bisa Datang dari Wilayah Lain
Soal kabut asap yang saat ini terjadi di Ambon, Kasrul menjelaskan asap tidak selalu berasal dari Pulau Ambon. Asap dapat terbawa angin dari wilayah lain sehingga memengaruhi jarak pandang dan aktivitas penerbangan.
Kondisi itu membuat penanganan kabut asap tidak bisa hanya bergantung pada situasi lokal Ambon. Pemprov Maluku menyebut akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor demi menjaga keselamatan warga.
Warga Diminta Cek Cuaca Lewat Kanal Resmi BMKG
Kasrul mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Langkah itu untuk memastikan informasi yang diterima benar dan akurat, sekaligus mencegah kekhawatiran yang tidak perlu.
"Kami berharap masyarakat rajin melihat informasi, tetapi informasi yang betul. BMKG akan terus menyampaikan informasi melalui kanal-kanal resmi yang tersedia," katanya.
Seluruh rangkaian koordinasi ini, menurut Kasrul, akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam mengambil langkah ke depan.
"Informasi dari BMKG ini akan menjadi acuan kita untuk mengambil langkah-langkah ke depan. Intinya, kita harus siap dan melakukan antisipasi bersama," pungkasnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala BPBD Maluku beserta jajaran, Kepala BMKG beserta jajaran, pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku, serta perwakilan TNI/Polri dan stakeholder terkait.