AMBON — Kepala Divisi Pelayanan Hukum memimpin langsung penyambutan Farida Wahid di Bandara Internasional Pattimura. Turut mendampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, serta Kepala Bidang Kekayaan Intelektual. Sejumlah pegawai Kanwil Kementerian Hukum Maluku juga hadir menyambut.
Rombongan pejabat struktural itu hadir sebagai bentuk dukungan internal terhadap kepemimpinan baru di lingkungan kantor wilayah. Kehadiran mereka sekaligus membuka ruang koordinasi awal antara pimpinan dan seluruh jajaran.
Kain Tenun Maluku Jadi Simbol Penghormatan
Nuansa kearifan lokal mewarnai penyambutan Farida. Kepala Divisi Pelayanan Hukum mengalungkan kain tenun khas Maluku kepada Farida begitu tiba di area kedatangan.
Pemberian kain tenun itu menjadi simbol penghormatan sekaligus representasi identitas dan kekayaan budaya masyarakat Maluku. Tradisi ini menghadirkan sentuhan lokal dalam momentum penyambutan pimpinan baru di lingkungan instansi pemerintah.
Farida Wahid dan Agenda Penguatan Sinergi Internal
Kedatangan Farida menjadi awal kebersamaan pimpinan baru dengan seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi Kementerian Hukum di Provinsi Maluku. Momentum ini juga menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi dan memperkuat sinergi internal.
Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program kerja serta pelayanan hukum kepada masyarakat Maluku. Koordinasi lintas divisi dinilai penting agar layanan hukum di daerah berjalan tanpa hambatan.
Pelayanan Hukum kepada Masyarakat Maluku Jadi Fokus
Kanwil Kementerian Hukum Maluku membawahi sejumlah bidang layanan, mulai dari pelayanan hukum, peraturan perundang-undangan dan pembinaan hukum, hingga kekayaan intelektual. Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum menangani sisi administratif yang menopang operasional kantor wilayah.
Farida Wahid kini memimpin kantor wilayah yang membawahi seluruh layanan Kementerian Hukum di Provinsi Maluku. Jajaran pegawai menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru tersebut.
Penyambutan di Bandara Internasional Pattimura menjadi titik awal Farida berinteraksi langsung dengan jajaran yang akan bekerja di bawah kepemimpinannya. Langkah berikutnya adalah penyesuaian program kerja kantor wilayah dengan arahan pimpinan baru.