JAKARTA — Pergerakan IHSG pada perdagangan pagi ini mendapat dorongan dari sentimen positif bursa regional. Indeks Nikkei menguat 0,56 persen, Hang Seng naik 1,16 persen, dan Kospi melesat 2,18 persen. Sementara itu, indeks LQ45 ikut terapresiasi 0,81 poin atau 0,13 persen ke posisi 633,36.
Liza menjelaskan, level resistance terdekat IHSG berada di 6.377. Jika berhasil menembus dan bertahan di atas level tersebut, penguatan berpotensi berlanjut menuju 6.398-6.459. Sebaliknya, kegagalan menembus resistance berisiko memicu pullback sehat dengan support pertama di 6.284-6.260, kemudian 6.231.
Dari mancanegara, pasar masih wait and see menjelang laporan keuangan perusahaan teknologi big caps. Fokus utama tertuju pada panduan belanja modal (capex) Alphabet yang disebut mengalokasikan 180–190 miliar dolar AS untuk AI pada 2026, dengan potensi naik menjadi 190–200 miliar dolar AS. Di sisi lain, kekhawatiran terhadap besarnya investasi AI dan ketidakpastian waktu pengembalian modal membuat saham semikonduktor terkoreksi tajam lebih dari 20 persen dari puncaknya.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas. Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang infrastruktur strategis Iran jika terjadi serangan terhadap kapal di Selat Hormuz. Iran membalas dengan ancaman terhadap fasilitas energi yang berkepentingan AS. Situasi ini memperburuk gangguan distribusi energi global, ditambah ancaman Houthi di jalur pelayaran Laut Merah melalui Bab el-Mandeb. Meski demikian, upaya diplomasi gencatan senjata 10 hari melalui mediator internasional masih berlangsung.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen. Deposit Facility tetap 4,75 persen dan Lending Facility 6,50 persen. Alih-alih menaikkan suku bunga, BI memilih memperkuat insentif investasi portofolio asing yang dinilai lebih efektif menjaga stabilitas rupiah tanpa meningkatkan biaya pendanaan domestik.
Langkah ini diperkuat dengan perluasan insentif, antara lain menaikkan insentif Swap Jual Lindung Nilai dari 10 persen menjadi 12,5 persen, memperluas insentif DNDF Jual Lindung Nilai menjadi 15 persen, serta tambahan insentif untuk transaksi Local Currency Transaction (LCT).
Pada perdagangan Rabu (22/7), bursa Eropa kompak menguat. Euro Stoxx 50 naik 0,57 persen, FTSE 100 Inggris menguat 1,24 persen, DAX Jerman naik 0,58 persen, dan CAC 40 Prancis menguat 0,89 persen. Sebaliknya, Wall Street melemah: S&P 500 turun 0,10 persen ke 7.499,73, Nasdaq Composite melemah 0,60 persen ke 25.690,90, dan Dow Jones Industrial Average melemah tipis 0,01 persen ke 52.218,58.