AMBON — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tidak hanya menghadirkan ruang bebas kendaraan pada malam hari lewat Car Free Night (CFN) 2026. Lebih dari itu, program ini dirancang sebagai inkubator bagi pelaku UMKM dan industri kreatif yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyatakan, CFN merupakan inisiatif strategis untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil. "Kegiatan ini kami canangkan menjadi agenda yang dilaksanakan secara berkelanjutan," ujarnya di Ambon, Selasa.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor ekonomi kreatif menyumbang 1,16 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Kota Ambon, atau setara dengan sekitar Rp150 miliar. Angka ini menjadi dasar bagi pemkot untuk terus memperkuat peran sebagai fasilitator, bukan sekadar regulator.
"Kami berharap pada tahun-tahun mendatang akan lahir lebih banyak pelaku usaha kreatif bahkan startup dari Kota Ambon yang mampu berkembang dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah," kata Bodewin.
Pada pelaksanaan perdana CFN 2026, Pemkot Ambon menghadirkan panggung musik yang melibatkan komunitas seni lokal. Langkah ini sekaligus mempertegas status Ambon sebagai Kota Musik Dunia yang diakui UNESCO. "Musik menjadi penggerak utama dalam ekosistem ekonomi kreatif yang kami bangun. Melalui kegiatan ini kami ingin menghubungkan UMKM, komunitas kreatif, pelaku seni, dan masyarakat dalam satu ruang yang produktif," jelas Bodewin.
Stan UMKM yang disediakan menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga hasil industri kreatif dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
CFN 2026 dirangkaikan dengan penyambutan peserta Sail to Indonesia yang singgah di Ambon. Sebanyak 55 peserta dengan 19 kapal layar dari Amerika Serikat, Australia, Singapura, Inggris, Prancis, Swedia, dan Selandia Baru turut memeriahkan acara.
Momentum kunjungan wisatawan mancanegara ini, menurut Bodewin, harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan produk unggulan Kota Ambon. "Kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum ini dengan menunjukkan keramahan serta memberikan rasa aman kepada para peserta," ujarnya.
Pemkot berharap CFN dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga memperluas pasar bagi UMKM dan memperkuat posisi Ambon sebagai kota pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia.