Apple Naikkan Nilai Tukar Tambah iPhone demi Dorong Upgrade ke Seri 18

Penulis: Nurul Huda  •  Rabu, 09 September 2026 | 20:17:31 WIB
Apple memperluas program trade-in dengan menawarkan nilai tukar tambah lebih tinggi untuk perangkat bercacat kosmetik ringan.

MALUKU — Apple dikabarkan akan memperluas program trade-in mereka hari ini, Selasa (9/9), dengan menawarkan nilai tukar tambah yang lebih tinggi untuk perangkat yang memiliki cacat kosmetik ringan. Kebijakan ini menjadi strategi Apple untuk menjaga momentum upgrade pengguna di tengah kenaikan harga iPhone 18 Pro yang disebut-sebut bakal lebih mahal US$100 dari pendahulunya.

Nilai Tukar Tambah Lebih Longgar untuk Cacat Ringan

Menurut laporan MacRumors, Apple akan lebih toleran terhadap kerusakan seperti retak kecil pada kaca layar. Perangkat dengan kondisi demikian kabarnya akan mendapatkan nilai tukar tambah yang sama dengan perangkat dalam kondisi mulus tanpa cacat.

Kebijakan ini dirancang untuk memaksimalkan potensi upgrade ke iPhone terbaru, tetapi ruang lingkupnya disebut akan berlaku di seluruh kategori produk Apple. Mulai dari iPad, MacBook, hingga Apple Watch, semua akan mendapat perlakuan yang sama.

Kapan Kebijakan Ini Efektif?

Perubahan ini dilaporkan akan langsung berlaku begitu Apple Store kembali online setelah acara peluncuran hari ini berakhir. Pengguna yang berniat menukar perangkat lamanya bisa langsung memanfaatkan skema baru tersebut tanpa perlu menunggu pembaruan sistem.

Mengapa Apple Melunakkan Harga Trade-in?

Langkah ini menjadi bantalan bagi konsumen yang ingin membeli iPhone 18 Pro. Sebelumnya, analis memprediksi kenaikan harga bisa mencapai US$200, namun laporan terbaru menyebut angkanya hanya US$100.

Apple sendiri telah menaikkan harga sebagian besar produknya pada Juni lalu. Saat itu, lini iPhone masih luput dari penyesuaian harga, tetapi seri 18 Pro kali ini dipastikan tidak akan terhindar dari kenaikan.

Dengan menawarkan nilai tukar tambah yang lebih kompetitif, Apple berupaya mengurangi beban finansial pengguna setia yang ingin beralih ke generasi anyar. Strategi ini juga menjadi jawaban atas tekanan pasar smartphone global yang semakin ketat, terutama dari kompetitor Android yang gencar menawarkan harga lebih agresif.

Dampak bagi Pengguna Indonesia

Bagi pengguna iPhone di Indonesia, kebijakan ini bisa menjadi pertimbangan sebelum memutuskan upgrade. Meski skema trade-in resmi Apple belum sepenuhnya tersedia di Tanah Air, para reseller dan platform jual-beli gadget bekas biasanya mengadaptasi kebijakan global Apple untuk menentukan harga beli perangkat second.

Jika kebijakan ini diadaptasi, pengguna dengan iPhone yang memiliki retak halus atau lecet di bodi bisa mendapatkan penawaran lebih baik saat menukar perangkatnya. Hal ini berpotensi menekan selisih harga yang harus dibayar untuk memboyong iPhone 18 Pro.

Apple diperkirakan akan mengumumkan detail lengkap kebijakan trade-in dan harga resmi iPhone 18 Pro dalam acara peluncuran yang berlangsung malam nanti waktu Indonesia.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top