Harga Minyak Dunia Tembus USD100, BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik

Penulis: Oman Sudirman  •  Sabtu, 12 September 2026 | 05:35:31 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan terkait kebijakan harga BBM subsidi di Jakarta.

MALUKU — Bahlil menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memantau perkembangan harga minyak dunia yang masih bergejolak.

"Tetapi pemerintah sampai dengan hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga minyak (BBM) subsidi tidak ada kenaikan," kata Bahlil.

Alasan Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi

Bahlil menyampaikan keputusan mempertahankan harga BBM subsidi bukan langkah ringan. Ketika harga minyak dunia meningkat, beban subsidi yang ditanggung negara berpotensi ikut bertambah.

Meski demikian, Presiden Prabowo menilai perlindungan daya beli masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan harga BBM subsidi.

"Tetapi Bapak Presiden Prabowo berpandangan bahwa membela dan menjaga daya beli masyarakat untuk menengah ke bawah itu jauh lebih penting, sekalipun dengan berbagai macam hal-hal yang harus kita lakukan," ujarnya.

Rata-rata ICP Januari-September 2026 Masih Terkendali

Pemerintah juga mempertimbangkan pergerakan rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) sepanjang tahun dalam menentukan kebijakan harga BBM. Menurut Bahlil, meski harga minyak saat ini berada di kisaran USD106–USD108 per barel, rata-rata ICP sejak Januari hingga September 2026 masih di kisaran USD85–USD90 per barel.

"Tapi rata-rata ICP dari Januari sampai dengan bulan September sekarang itu kurang lebih di angka sekitar 85 sampai 90. Jadi overall masih oke," tutur Bahlil.

Siapa yang Terdampak Keputusan Ini

Keputusan menahan harga BBM subsidi berlaku untuk seluruh konsumen pengguna BBM bersubsidi, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang selama ini mengandalkan jenis bahan bakar seperti Pertalite dan Solar subsidi. Dengan tidak adanya kenaikan, harga di tingkat penyalur resmi seperti SPBU tetap mengacu pada ketetapan yang berlaku saat ini.

Bagi masyarakat yang ingin memastikan jenis BBM dan harga resmi di wilayahnya, informasi dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian ESDM atau PT Pertamina (Persero). Pemerintah belum mengumumkan perubahan skema penyaluran maupun kriteria penerima BBM subsidi dalam keterangan terbaru ini.

Dampak ke Beban Subsidi Negara

Kenaikan harga minyak dunia memberi tekanan pada anggaran subsidi energi. Setiap kenaikan ICP berpotensi menambah selisih antara harga jual eceran dan harga keekonomian yang harus ditanggung negara.

Namun, Bahlil tidak merinci berapa tambahan beban subsidi yang harus ditanggung APBN akibat keputusan ini. Informasi lebih detail soal pos anggaran subsidi energi dapat diakses melalui laporan resmi Kementerian Keuangan.

Yang Perlu Diwaspadai Masyarakat

Masyarakat diimbau tidak mempercayai informasi soal kenaikan harga BBM bersubsidi yang beredar di luar kanal resmi pemerintah. Segala perubahan harga BBM subsidi hanya diumumkan melalui Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero).

Jika menemukan praktik penjualan BBM subsidi di atas harga resmi atau penimbunan, masyarakat dapat melaporkannya ke kanal pengaduan resmi Kementerian ESDM maupun Pertamina. Pemerintah memastikan harga BBM subsidi saat ini tidak mengalami kenaikan.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top