Pencarian

Disdikbud Maluku Perkuat Program Kesehatan Terpadu di SMA

Jumat, 01 Mei 2026 • 18:43:50 WIB
Disdikbud Maluku Perkuat Program Kesehatan Terpadu di SMA
Kepala Disdikbud Maluku, Sarlota Singerin, memaparkan penguatan program kesehatan terpadu di SMA seluruh Maluku.

Ambon - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku memikul tanggung jawab besar untuk membenahi sektor pendidikan tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga kesehatan dan pembentukan karakter siswa. Kepala Disdikbud Maluku Sarlota Singerin mengatakan bahwa pihaknya telah merancang berbagai gebrakan menjelang Hari Pendidikan Nasional, salah satunya melalui penguatan pendidikan kesehatan bagi siswa di seluruh provinsi.

Pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah Terpadu

Langkah konkret yang dilakukan adalah pembinaan terpadu Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Program ini bertujuan menciptakan generasi muda Maluku yang sehat, disiplin, serta bebas dari perundungan. Pembinaan UKS akan diawali dengan temu kader bersama kepala sekolah dan tim pembina di seluruh wilayah Maluku.

Dalam pelaksanaannya, Disdikbud melibatkan sejumlah instansi terkait untuk memastikan pelayanan terhadap peserta didik berjalan optimal. Menurut Singerin, "Kami sangat berharap sekolah-sekolah di Maluku memiliki pembinaan UKS yang benar-benar terpadu. Program ini akan melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga sektor perumahan." Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar anak di lingkungan sekolah.

Program Sekolah Siaga Kependudukan dan Pojok Kependudukan

Pemerintah Provinsi Maluku juga berkoordinasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam program Sekolah Siaga Kependudukan. Setiap sekolah nantinya akan menyiapkan pojok kependudukan sebagai sarana edukasi bagi siswa. Singerin menekankan bahwa "pojok kependudukan ini menjadi bagian dari upaya mendorong sekolah ramah anak, termasuk menekan kasus perundungan."

Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi program "Anakku Hebat" yang dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan peserta didik. Program ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan ramah anak.

Pembinaan Karakter Bersama Aparat Kepolisian

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Maluku akan berkolaborasi dengan aparat kepolisian dalam pembinaan karakter siswa. Kerja sama tersebut direncanakan berlangsung pada 4 Mei 2026. Singerin menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di sekolah bukan untuk menakut-nakuti siswa, melainkan memberikan edukasi tentang disiplin, wawasan kebangsaan, serta pembentukan karakter generasi muda.

Pendidikan karakter dipandang sangat penting untuk membentuk perilaku anak agar disiplin, menghargai aturan, menghormati orang yang lebih tua, menjauhi tindakan tidak terpuji seperti tawuran, dan menumbuhkan semangat kebangsaan sejak dini. Dengan pendekatan holistik ini, pemerintah berharap dapat menghasilkan generasi Maluku yang unggul dan berkualitas.

Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks