Pencarian

Banjir Rob Ancam 6 Wilayah Pesisir Maluku Imbas Super New Moon, BMKG Imbau Warga Bongkar Muat Waspada

Jumat, 15 Mei 2026 • 11:18:01 WIB
Banjir Rob Ancam 6 Wilayah Pesisir Maluku Imbas Super New Moon, BMKG Imbau Warga Bongkar Muat Waspada
Aktivitas bongkar muat di pelabuhan pesisir Maluku diimbau waspada banjir rob akibat Super New Moon.

AMBON — Aktivitas bongkar muat di pelabuhan dan permukiman di tepi pantai menjadi sektor yang paling berisiko terdampak banjir pesisir ini. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Ambon Djati Cipto Kuncoro menyebut fase bulan perigee dan bulan baru pada 17 Mei 2026 akan meningkatkan ketinggian air laut secara signifikan.

Enam Wilayah yang Perlu Siaga: Dari Ambon hingga Kepulauan Tanimbar

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, potensi rob tidak merata di seluruh Maluku. Djati merinci enam wilayah yang masuk zona waspada:

  • Pesisir Kota Ambon
  • Maluku Tengah
  • Seram Bagian Timur
  • Kepulauan Kei (Kabupaten Maluku Tenggara)
  • Kepulauan Aru
  • Pesisir Kabupaten Kepulauan Tanimbar

"Potensi gelombang pasang dan banjir pesisir ini berbeda waktu, baik hari maupun jam, di tiap wilayah," ujar Djati dalam keterangannya, Kamis.

Mengapa Fenomena Super New Moon Berbahaya bagi Pesisir?

Peristiwa Super New Moon terjadi saat bulan berada di titik terdekat dengan bumi (perigee) bersamaan dengan fase bulan baru. Kombinasi ini menghasilkan gaya gravitasi ekstra yang menarik massa air laut lebih tinggi dari biasanya. BMKG mengingatkan agar warga tidak panik, namun tetap waspada dan terus memperbarui informasi cuaca maritim.

Imbauan untuk Nelayan dan Warga Pelabuhan

Djati menekankan dampak rob ini akan langsung terasa pada aktivitas harian masyarakat pesisir. "Peristiwa alam ini harus diwaspadai dan warga bersiaga selalu karena berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum," katanya.

BMKG mengimbau nelayan dan operator pelabuhan untuk menyesuaikan jadwal operasional selama periode puncak pasang. Warga yang tinggal di permukiman pesisir juga diminta mengamankan barang berharga dan dokumen penting sejak dini. "Sehingga untuk mencegah berbagai hal sejak dini, maka BMKG mengingatkan masyarakat terutama di wilayah pesisir untuk selalu waspadai saat melakukan aktivitas mereka," pungkas Djati.

Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks