Pencarian

DLHP Ambon Angkut 70 Ton Sampah Endapan dari Sungai Waiheru, Manfaatkan Lumpur untuk Tanggul Cegah Longsor

Selasa, 19 Mei 2026 • 14:28:16 WIB
DLHP Ambon Angkut 70 Ton Sampah Endapan dari Sungai Waiheru, Manfaatkan Lumpur untuk Tanggul Cegah Longsor
DLHP Ambon bersama Pemerintah Desa Waiheru membersihkan Sungai Waiheru dari 70 ton sampah dan endapan lumpur.

AMBON — Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon bersama Pemerintah Desa Waiheru menuntaskan pembersihan Sungai Waiheru sepanjang hampir 100 meter. Kegiatan ini mengangkut lebih dari 70 ton sampah yang bercampur endapan lumpur setebal lebih dari satu meter.

Kepala DLHP Ambon, Apries B Gaspersz, mengatakan normalisasi ini merupakan bagian dari kolaborasi pemkot dan desa untuk mencegah bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. "Pembersihan sungai dilakukan sebagai bagian dari kolaborasi Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Desa Waiheru dalam menangani persoalan sampah dan drainase," ujarnya di Ambon, Senin.

Lumpur Endapan Disulap Jadi Material Tanggul

Uniknya, sampah yang tercampur lumpur tidak dibuang ke tempat pembuangan akhir. Material tersebut justru dimanfaatkan kembali sebagai bahan pembuatan tanggul penahan sungai. Langkah ini diharapkan membantu mencegah abrasi dan longsor di bantaran sungai.

"Seluruh sampah yang menghalangi aliran sungai berhasil ditangani. Sampah yang tercampur lumpur itu kemudian dimanfaatkan sebagai material tanggul penahan sungai untuk membantu mencegah abrasi dan longsor di bantaran sungai," jelas Gaspersz.

Mengapa Pembersihan Sungai Ini Penting?

Kondisi Sungai Waiheru sebelumnya memprihatinkan. Tumpukan sampah dan endapan lumpur dengan ketebalan lebih dari satu meter menghambat aliran sungai. Jika dibiarkan, risiko banjir saat musim hujan dan longsor di permukiman warga semakin tinggi.

Gaspersz menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Waiheru dan seluruh pihak yang mendukung proses pembersihan. "Kami berkomitmen menjaga kebersihan sungai sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Ambon," kata dia.

Imbauan untuk Warga Bantaran Sungai

Pemerintah Kota Ambon menegaskan bahwa penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan dinas terkait. Pembersihan sungai ini menjadi pengingat agar warga tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat disebut sebagai kunci utama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Program normalisasi Sungai Waiheru menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Ambon. Selain mengurangi risiko banjir saat musim hujan, pembersihan ini diharapkan meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar bantaran sungai.

Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks