Pencarian

Wali Kota Ambon Gaungkan Semangat Pattimura untuk Lawan Kebodohan dan Kemiskinan di Maluku

Selasa, 19 Mei 2026 • 14:29:42 WIB
Wali Kota Ambon Gaungkan Semangat Pattimura untuk Lawan Kebodohan dan Kemiskinan di Maluku
Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena memimpin peringatan Hari Pahlawan Pattimura ke-209 di Pattimura Park.

AMBON — Semangat perlawanan Pattimura terhadap penjajah 209 tahun lalu tak lagi relevan jika hanya dikenang dalam upacara. Pemerintah Kota Ambon mengajak masyarakat mentransformasi nilai-nilai kepahlawanan itu ke dalam aksi nyata melawan kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan.

Melawan Kebodohan dengan Pendidikan, Bukan Parang

Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena menyampaikan hal tersebut saat memimpin peringatan ke-209 Hari Pahlawan Nasional Pattimura di Pattimura Park, Senin. Ia membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di hadapan Wakil Gubernur Abdullah Vanath, Forkopimda, serta pimpinan DPRD Provinsi dan Kota Ambon.

“Kalau dulu Pattimura melawan penjajahan dengan parang, salawaku, serta keberanian, hari ini kita harus berjuang melawan kebodohan dengan pendidikan, melawan kemiskinan dengan kerja keras, melawan keterbelakangan dengan inovasi,” kata Bodewin.

Tiga Proyek Strategis Nasional Jadi Peluang Besar

Dalam pidatonya, Bodewin menyebut beberapa agenda strategis nasional yang dinilai menjadi peluang besar bagi Maluku. Ketiganya adalah pengembangan kilang gas alam Blok Masela, pembangunan Maluku Integrated Port, serta perjuangan rancangan undang-undang daerah kepulauan yang tengah berproses di DPR RI dan DPD RI.

“Semua itu membutuhkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Maluku, menurut Bodewin, harus bangkit menjadi daerah kepulauan yang kuat, mandiri, sejahtera, dan bermartabat. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak lagi merasa rendah diri sebagai orang Maluku.

“Jangan Pernah Merasa Kecil Jadi Orang Maluku”

Di akhir sambutannya, Bodewin menyampaikan pesan penguatan identitas bagi masyarakat Maluku. Ia mengajak semua pihak memperkuat persatuan dan menghilangkan rasa inferioritas.

“Justru kita harus bangga jadi orang Maluku, karena dari tanah rempah-rempah ini pernah lahir pejuang besar yang mengguncang dunia,” ucap Bodewin. “Saya percaya, dari tanah ini pula akan lahir generasi emas yang akan membawa Maluku menuju masa depan yang gemilang.”

Peringatan tahun ini mengusung tema “Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku yang Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut disebut sebagai panggilan sejarah sekaligus pesan perjuangan lintas generasi.

Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks