JAKARTA — Gubernur Maluku Hendrik Lawarissa menegaskan dukungan penuh Pemprov Maluku terhadap penyelenggaraan event tinju nasional. Hal itu disampaikannya usai menyaksikan langsung Pattimura International Big Fight 2026 yang digelar oleh Maluku Barat Daya (MBD) Promotion di Jakarta.
Petinju Indonesia Timur Tunjukkan Performa Impresif
Dalam kesempatan itu, Hendrik mengaku bangga menyaksikan performa para petinju asal Indonesia Timur. Ia menyebut petinju asal Maluku dan Maluku Utara yang bertanding berhasil memenangkan pertarungan.
"Malam ini saya ada di studio TVRI Jakarta. Sebagai Gubernur Maluku saya menghadiri Patimura Big Fight tahun 2016. Ini adalah event tinju profesional dan amatir juga tadi," ujar Hendrik dalam keterangan yang diterima redaksi.
Hendrik juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada MBD Promotion yang dinilai sukses menggelar kolaborasi tersebut. "Sebagai pemerintah provinsi saya mengapresiasi kolaborasi dan kerjasama ini yang memungkinkan event tinju ini bisa berlangsung malam ini," lanjutnya.
Harapan Lahirnya Ellyas Pical Baru dari Bumi Maluku
Momentum kemenangan para petinju muda ini, kata Hendrik, harus menjadi awal untuk mengukir prestasi lebih tinggi. Ia mengenang masa kejayaan tinju Indonesia saat legenda asal Maluku, Ellyas Pical, berhasil merebut sabuk juara dunia.
"Dan saya berharap bahwa petinju-petinju ini akan mengukir prestasi yang lebih gemilang lagi, lebih baik lagi di masa depan. Kita pernah punya kejayaan di masa lalu dengan Bung Elipikal pernah menjadi juara dunia tinju profesional. Tapi kita juga berharap, mestinya harus muncul Elipikal-Elipikal baru," kata Hendrik.
Menurutnya, event seperti Pattimura Big Fight menjadi kesempatan terbaik bagi para petinju untuk menunjukkan bakat. "Dan event-event seperti begini adalah kesempatan terbaik bagi para petinju kita untuk mengukir prestasi," tambahnya.
Pemprov Maluku Siap Dukung, Target Event Diboyong ke Ambon
Hendrik menegaskan Pemprov Maluku akan mengupayakan yang terbaik demi memajukan potensi atlet. Ia juga berharap ajang serupa tidak hanya berpusat di Jakarta, melainkan bisa diboyong ke daerah.
"Sebagai pemerintah provinsi Maluku, kami akan melakukan apa yang bisa kami lakukan untuk mendukung kegiatan-kegiatan olah raga yang baik seperti ini. Saya juga berharap di masa depan Patimura Big Fight ini tidak hanya berlangsung di Jakarta, bisa juga diselenggarakan di Ambon," ujar Hendrik.
Ia meyakini masih banyak petinju berbakat di Maluku dan Maluku Utara yang hanya membutuhkan panggung untuk menunjukkan prestasi terbaik. "Karena kita tahu bahwa di Maluku dan Maluku Utara saya percaya ada begitu banyak para petinju-petinju yang berbakat di sana. Mereka hanya membutuhkan panggung dan event untuk menunjukkan prestasi terbaik mereka," pungkasnya.
Melalui dukungan penuh pemerintah dan wadah kompetisi yang rutin, Pemprov Maluku berharap dapat melahirkan kembali pahlawan olahraga baru yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah internasional.