MALUKU — BRI Super League 2025/2026 resmi berakhir dengan salah satu persaingan juara paling dramatis dalam sejarah sepak bola Indonesia. Persib Bandung dan Borneo FC bertarung sengit hingga laga terakhir, sama-sama mengemas 79 poin. Keputusan akhir jatuh ke tangan Persib berkat keunggulan head-to-head atas Pesut Etam.
Ini menjadi musim ketiga beruntun bagi Persib Bandung merebut trofi liga. Catatan tiga gelar beruntun ini sekaligus menempatkan Maung Bandung sebagai salah satu tim paling dominan di era kompetisi modern Indonesia.
Produktivitas Gol dan Kejutan Tim Promosi Warnai Musim
Tak hanya drama di papan atas, musim ini juga diwarnai produktivitas gol yang tinggi. Tim-tim promosi yang baru naik kasta mampu memberikan perlawanan sengit dan tidak sekadar menjadi pelengkap klasemen.
Persaingan individu pun berlangsung ketat. Perebutan gelar top skor dan pemain terbaik musim ini diisi oleh sejumlah nama yang tampil konsisten sepanjang 34 pekan. Munculnya talenta-talenta baru menjadi angin segar bagi regenerasi pemain lokal.
Mengapa Musim Ini Layak Dikenang
BRI Super League 2025/2026 bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Musim ini menghadirkan paket lengkap yang dicintai pencinta sepak bola: persaingan klasemen yang tak pernah aman, banjir gol dari berbagai tim, hingga kejutan dari tim promosi yang berani bersaing di kasta tertinggi.
Persaingan ketat hingga pekan terakhir membuktikan bahwa level kompetisi Liga 1 Indonesia semakin meningkat. Para pemain muda yang bersinar musim ini diprediksi akan menjadi wajah baru kompetisi di masa depan.
Untuk melihat lebih detail perjalanan Persib Bandung menuju gelar juara, ketajaman lini depan Borneo FC, daftar lengkap top skor, serta para pemain terbaik sepanjang musim, simak infografis selengkapnya di bawah ini.