Pencarian

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan Delapan Dubes, Termasuk Palestina dan Lebanon di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Senin, 08 Juni 2026 • 20:50:31 WIB
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan Delapan Dubes, Termasuk Palestina dan Lebanon di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Presiden Prabowo menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar negara sahabat di Istana Merdeka.

MALUKU — Presiden Prabowo Subianto menerima penyerahan surat kepercayaan dari delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). Kedelapan diplomat tersebut berasal dari Filipina, Korea Selatan, Republik Ceko, Palestina, Yunani, Lebanon, dan Saint Lucia.

Daftar Dubes yang Menyerahkan Surat Kepercayaan

Prosesi dimulai dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan masing-masing negara. Setelah itu, para duta besar menyerahkan surat kepercayaan secara langsung kepada Presiden Prabowo di ruang veranda belakang Istana Merdeka.

Berikut delapan duta besar yang diterima:

  • Christopher Baltazar Montero, Duta Besar LBBP Designate Resident Filipina
  • Yoon Soongu, Duta Besar LBBP Designate Resident Korea Selatan
  • Petr Kop?iva, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Ceko
  • Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari, Duta Besar LBBP Designate Resident Palestina
  • Dimitrios Michalopoulos, Duta Besar LBBP Designate Resident Yunani
  • Salam Al Achkar, Duta Besar LBBP Designate Resident Lebanon
  • Menissa Rambally, Duta Besar LBBP Designate Non-Resident Saint Lucia

Pendampingan Pejabat Tinggi Negara

Usai penyerahan, para duta besar berfoto bersama Kepala Negara dan melakukan ramah tamah di ruang veranda belakang Istana Merdeka. Acara ditutup dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan Indonesia Raya saat para diplomat berpamitan.

Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta tiga Wakil Menteri Luar Negeri: Muhammad Anis Matta, Arrmanatha Christiawan Nasir, dan Arif Havas Oegroseno. Kehadiran tiga wamenlu sekaligus menunjukkan bobot seremonial dan substansial dari agenda diplomatik ini.

Diplomasi di Tengah Krisis

Penerimaan surat kepercayaan dari Duta Besar Palestina dan Lebanon menjadi perhatian utama. Kedua negara tengah berada dalam situasi geopolitik yang tidak stabil. Palestina masih bergulat dengan konflik berkepanjangan, sementara Lebanon menghadapi krisis politik dan ekonomi multidimensi.

Langkah Indonesia menerima duta besar dari kedua negara tersebut menegaskan konsistensi politik luar negeri bebas aktif. Posisi RI selama ini secara vokal mendukung kemerdekaan Palestina dan menjaga hubungan baik dengan negara-negara Arab, termasuk Lebanon.

Makna Strategis Penerimaan Dubes Baru

Dalam tradisi diplomatik, penyerahan surat kepercayaan menandai dimulainya secara resmi masa tugas seorang duta besar di negara penerima. Dengan diterimanya delapan diplomat ini, Indonesia membuka babak baru kerja sama bilateral di berbagai sektor—dari perdagangan, investasi, hingga pertahanan.

Korea Selatan dan Filipina, misalnya, merupakan mitra strategis Indonesia di Asia. Sementara Republik Ceko dan Yunani mewakili pintu masuk ke Uni Eropa. Saint Lucia, sebagai negara non-residen, memperkuat jejaring Indonesia di kawasan Karibia yang kerap terabaikan.

Pemerintah belum merinci agenda kerja sama spesifik yang akan dibahas dalam waktu dekat. Namun, penguatan hubungan diplomatik ini diproyeksikan membuka peluang baru di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks