Pencarian

Kementerian Lingkungan Hidup Gandeng detikcom Latih Humas Soal Konten Media Sosial hingga Video Sinematik

Senin, 15 Juni 2026 • 22:09:31 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup Gandeng detikcom Latih Humas Soal Konten Media Sosial hingga Video Sinematik
Peserta pelatihan "The Classroom KLH" mengikuti sesi materi reportase dasar dari detikcom di Wisma PGN Diklat Megamendung.

MALUKU — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama detikcom menggelar pelatihan komunikasi publik bertajuk "The Classroom KLH". Acara ini berlangsung pada 17-19 Juni 2026 di Wisma PGN Diklat Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Pelatihan ini menyasar peningkatan keterampilan para pegawai humas di lingkungan kementerian. Langkah ini diambil mengingat peran humas yang krusial dalam menjembatani informasi antara institusi dan publik.

Tiga Pakar detikcom Isi Materi Reportase hingga Video

The Classroom KLH menghadirkan tiga narasumber dari detikcom. Pemimpin Redaksi detikcom Ardhi Suryadhi akan membawakan materi reportase dasar.

Materi tersebut mencakup riset cepat, teknik wawancara efektif, dan pengenalan jenis-jenis berita. Ardhi mendorong peserta untuk memahami cara mengelola informasi sesuai kebutuhan publik.

Sesi berikutnya diisi oleh Head of Brand Communication detikcom Karel Anderson. Ia akan mengupas pengelolaan media sosial, termasuk pembuatan konten dokumentasi seperti alur cerita, pacing, subtitle, grafis sederhana, dan adaptasi format untuk berbagai platform.

Sesi terakhir menghadirkan Head of Brandstudio detikcom Okta Marfianto. Okta akan berbagi teknik pembuatan video sinematik, mulai dari pengambilan gambar menggunakan kamera smartphone, framing, shot list, hingga audio visual creation.

Praktik Langsung dan Game Interaktif

Pelatihan tidak hanya berisi pemaparan materi. Panitia juga menyiapkan sesi praktik, sharing session, dan game interaktif bagi para peserta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KLH/BPLH memperkuat kapasitas komunikasi publik. Harapannya, informasi yang disampaikan humas dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan meminimalkan potensi dampak negatif akibat miskomunikasi.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks