Pencarian

Pemerintah Kota Ambon Pastikan Nobar Belanda vs Swedia di Lapangan Merdeka 21 Juni 2026, Dubes Gerritsen Hadir

Kamis, 18 Juni 2026 • 20:48:01 WIB
Pemerintah Kota Ambon Pastikan Nobar Belanda vs Swedia di Lapangan Merdeka 21 Juni 2026, Dubes Gerritsen Hadir
Persiapan nobar Belanda vs Swedia di Lapangan Merdeka Ambon terus dimatangkan menjelang 21 Juni 2026.

AMBON — Persiapan teknis menyambut acara nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Belanda melawan Swedia di Kota Ambon terus dimatangkan. Pemerintah Kota Ambon memastikan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, akan hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merdeka pada 21 Juni 2026 tersebut.

Rapat Koordinasi di Kantor Konsulat Kehormatan Belanda

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay, mengatakan persiapan dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon. Rapat itu melibatkan sejumlah pihak, mulai dari TVRI, RRI, ANTARA, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.

"Kegiatan ini bukan hanya soal sepak bola. Ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan menikmati suasana kebersamaan dalam semangat sportivitas," ujar Richard dalam pernyataannya di Ambon, Rabu (17/6/2026).

Fokus Pengamanan dan Kenyamanan Penonton

Menurut Richard, aspek pengamanan, publikasi, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapan fasilitas pendukung menjadi fokus utama dalam rapat. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan nobar yang melibatkan ribuan masyarakat harus menjadi contoh kegiatan publik yang berlangsung kondusif.

"Seluruh pihak menyatakan kesiapan untuk bersinergi demi memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hadir," katanya.

Antusiasme Warga Ambon Terhadap Tim Oranye

Richard menyebut antusiasme warga Ambon terhadap perhelatan Piala Dunia selalu tinggi, terutama terhadap tim nasional Belanda yang memiliki banyak pendukung di Maluku. Ia mengajak masyarakat untuk datang dan menikmati pertandingan dengan cara yang positif.

"Dukung tim favorit masing-masing dengan tetap menghormati pilihan orang lain. Perbedaan dukungan dalam olahraga adalah hal yang biasa, tetapi persaudaraan dan persatuan harus tetap menjadi yang utama," pesannya.

Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks