AMBON — Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar. Menurutnya, momen tersebut merupakan gerbang menuju tantangan baru yang lebih besar bagi para peserta didik.
"Kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan gerbang menuju tantangan dan kesempatan yang lebih besar. Ini menjadi penanda agar setiap peserta didik terus bertumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi dirinya," ujar Ely dalam sambutannya di hadapan para wisudawan dan wisudawati.
Pesan untuk Lulusan: Integritas dan Kepedulian Sosial
Ely menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik semata. Ia mendorong para lulusan untuk membangun kepribadian yang utuh, peduli terhadap sesama, serta mampu menjaga nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.
"Keberhasilan tidak hanya tercermin dari nilai akademik, tetapi juga dari kepribadian yang utuh, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan menjaga nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.
Peran Lembaga Pendidikan Berbasis Iman
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga menyoroti peran lembaga pendidikan berbasis iman dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, penguatan karakter, integritas, disiplin, tanggung jawab, serta nilai moral dan spiritual menjadi fondasi penting bagi generasi muda.
Ely mengakui peran orang tua sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak-anak. Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang dinilai tidak sekadar mengajar, tetapi juga membentuk karakter generasi penerus bangsa.
"Peran guru tidak sekadar mengajar, tetapi juga membentuk karakter generasi penerus bangsa. Pengabdian dalam dunia pendidikan memberi dampak besar bagi masa depan masyarakat," ujar Ely.
Komitmen Pemkot Ambon Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pemerintah Kota Ambon terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program pembangunan daerah. Ely menyebut upaya ini dilakukan untuk mendukung lahirnya generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan berkontribusi dalam pembangunan kota.
"Kami percaya pendidikan yang bermutu akan melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa Ambon menjadi kota yang maju, inklusif, dan berkelanjutan," ujarnya.
Kegiatan purnawiyata gabungan ini dihadiri oleh unsur pimpinan Sinode GPM, Rektor UKIM, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Ketua Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen (YPPK) Jacob Bernadus Sitanala, serta para pengurus yayasan, pengawas pendidikan, majelis jemaat, komite sekolah, tenaga pendidik, dan orang tua siswa.