GORONTALO — Suasana puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo berubah riuh saat Presiden Prabowo Subianto memanggil nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. Ribuan petani dan nelayan yang memenuhi lokasi acara langsung bersorak dan bertepuk tangan gemuruh ketika Gubernur Sherly berdiri dan melambaikan tangan sambil tersenyum ke arah warga.
Presiden Prabowo yang tengah menyapa para kepala daerah sebelum menyampaikan sambutan sempat menoleh ke belakang untuk memastikan keberadaan Gubernur Sherly. "Seperti pemenang Piala Citra," kata Presiden Prabowo yang langsung disambut riuh hadirin.
Gubernur Sherly Tjoanda Berdiri dan Melambaikan Tangan
Sebelum memanggil nama Sherly, Presiden Prabowo lebih dulu menyapa Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, dan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. Namun, ketika nama Gubernur Maluku Utara disebut, respons dari ribuan petani dan nelayan jauh lebih meriah dibandingkan dengan sambutan untuk kepala daerah sebelumnya.
Setelah momen tersebut, Presiden Prabowo melanjutkan sapaan kepada pejabat lainnya. Ia juga menyapa Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang hadir di lokasi. Warga yang sudah sejak tadi meneriakkan nama Teddy langsung bersorak ketika Presiden memanggilnya.
Presiden Bercanda soal Sambutan Meriah untuk Letkol Teddy
Seskab Teddy yang mengenakan kemeja putih panjang berdiri dan memberi senyuman ke arah warga. Presiden Prabowo sempat melontarkan candaan mengenai sambutan meriah yang diterima Teddy. "Baru Letkol, Letkol kok sambutannya kayak gitu (meriah). Yang Presiden Aku," kata Presiden Prabowo yang kembali disambut tawa dan sorak-sorai hadirin.
Acara puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga. Kehadiran Gubernur Sherly Tjoanda bersama rombongan dari Maluku Utara menjadi salah satu perhatian utama dalam agenda nasional yang mempertemukan ribuan petani dan nelayan dari berbagai daerah tersebut.