Pencarian

5 Wilayah di Maluku Berpotensi Alami Karhutla Level Sangat Tinggi, BMKG Rilis Peringatan Dini

Sabtu, 27 Juni 2026 • 15:16:31 WIB
5 Wilayah di Maluku Berpotensi Alami Karhutla Level Sangat Tinggi, BMKG Rilis Peringatan Dini
BMKG rilis peringatan dini karhutla dengan potensi sangat tinggi di lima wilayah Maluku.

AMBON — Cuaca mendung dan hujan lebat yang mengguyur Kota Ambon dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir ternyata tidak menjamin risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hilang sepenuhnya. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon justru mencatat bahwa lima wilayah di Maluku berada dalam kategori bahaya tinggi hingga sangat tinggi.

Berdasarkan analisis tingkat kemudahan terbakar pada lapisan atas permukaan tanah, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Barat Daya tercatat masuk kategori sangat tinggi. Sementara itu, tingkat kemudahan terbakar pada lapisan menengah permukaan tanah di seluruh Maluku secara umum berada pada kategori mudah hingga sangat mudah.

Mengapa Hujan Tak Cukup Meredam Risiko?

Meskipun hujan masih turun di beberapa titik, faktor kekeringan pada lapisan tanah tertentu tetap menjadi ancaman. BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini menunjukkan adanya akumulasi bahan bakar kering di permukaan dan bawah permukaan yang bisa memicu api dengan cepat.

"Tingkat kemudahan penyebaran api di sebagian wilayah Kota Tual, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Barat Daya berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi," demikian bunyi peringatan BMKG dalam rilis SPARTAN. Kondisi angin yang mendukung disebut dapat mempercepat penyebaran api jika kebakaran terjadi.

Indeks Api di Lima Wilayah Capai Level Ekstrem

Fire Weather Index (FWI) atau indeks cuaca kebakaran yang dirilis BMKG menunjukkan intensitas kebakaran di Maluku umumnya berada pada kategori sedang hingga tinggi. Namun, di wilayah Kota Tual, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Barat Daya, tingkat intensitas api diperkirakan mencapai kategori tinggi hingga sangat tinggi.

Angka ini menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk tidak lengah. BMKG mengimbau agar pemantauan kondisi cuaca dan lingkungan dilakukan secara berkala sebagai langkah mitigasi.

Langkah Mitigasi yang Percepatan Dilakukan

BMKG mendorong pemerintah daerah di lima wilayah rawan untuk segera mengaktifkan posko siaga karhutla. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan untuk membuka kebun atau ladang, terutama di area yang memiliki indeks kebakaran tinggi.

"Pemantauan kondisi cuaca dan lingkungan secara berkala perlu dilakukan sebagai langkah mitigasi guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," tulis BMKG dalam peringatan resminya. Imbauan ini menyasar langsung warga di Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar, Maluku Barat Daya, dan Kota Tual.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks