Pencarian

Pemkot Ambon Siapkan Musrenbang Anak 2026, Anak Bukan Lagi Objek Tapi Subjek Pembangunan

Selasa, 30 Juni 2026 • 23:37:01 WIB
Pemkot Ambon Siapkan Musrenbang Anak 2026, Anak Bukan Lagi Objek Tapi Subjek Pembangunan
Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta membuka Musrenbang Anak 2026 sebagai wadah partisipasi anak dalam pembangunan daerah.

AMBON — Pemerintah Kota Ambon memastikan anak-anak tidak lagi sekadar menjadi objek dalam perencanaan pembangunan daerah. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak tahun 2026, suara mereka akan didengar dan dijadikan bahan penyusunan kebijakan.

“Forum ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi yang akan menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah,” kata Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta di Ambon, Selasa.

Musrenbang Anak yang difasilitasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat, dan Desa (P3AMD) Kota Ambon itu merupakan bagian dari komitmen mewujudkan Kota Layak Anak. Sistem pembangunan ini menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Anak Jadi Subjek, Bukan Objek Pembangunan

Ely menegaskan pergeseran paradigma ini penting. Anak-anak kini ditempatkan sebagai subjek yang aktif berkontribusi, bukan sekadar penerima manfaat program.

“Kegiatan ini menegaskan bahwa anak bukan lagi menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia berharap Forum Anak dapat terus menjalankan perannya sebagai pelopor dan pelapor sekaligus mendorong perlindungan anak di Kota Ambon. Ely juga meminta para camat mendorong pembentukan Forum Anak di seluruh desa dan kelurahan.

Target: Semakin Banyak Anak Berpartisipasi

Langkah tersebut dinilai penting agar semakin banyak anak memperoleh ruang berpartisipasi dalam pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam kebijakan partisipasi anak. Penguatan Forum Anak juga menjadi bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra pembangunan.

“Melalui Musrenbang Anak diharapkan anak-anak dapat merencanakan kegiatan yang menjawab kebutuhan anak di Kota Ambon yang nantinya menjadi masukan bagi pemerintah dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah,” katanya.

Sejalan dengan visi Ambon Manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan, forum ini menjadi salah satu instrumen untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter.

Forum Anak Kota Ambon Berusia 8 Tahun

Pada kesempatan yang sama, Pemkot Ambon juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-8 kepada Forum Anak Kota Ambon (FAKOTA). Pemkot berharap FAKOTA terus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menginspirasi anak-anak untuk menjadi agen perubahan.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap hasil Musrenbang Anak ini. Setiap masukan dari anak-anak merupakan investasi bagi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter,” ucap Ely.

Narasumber dan Peserta yang Hadir

Musrenbang Anak Tahun 2026 menghadirkan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, serta psikolog Grace Latuheru sebagai narasumber. Kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan Forum Anak tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa se-Kota Ambon, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Ambon.

Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks