AMBON — Euforia kemenangan Argentina atas Tanjung Verde dengan skor 3-2 tak hanya terasa di lapangan. Ribuan suporter yang sebelumnya mengikuti nonton bareng (nobar) di Lapangan Merdeka Ambon langsung tumpah ruah ke jalan begitu peluit panjang dibunyikan.
Konvoi Sepanjang 3 Kilometer, Polisi Siaga di 7 Titik
Pantauan di lokasi menunjukkan iring-iringan kendaraan membentang hampir tanpa jeda. Barisan massa bergerak perlahan dari depan Hotel Santika, melewati Jembatan Merah Putih, hingga mencapai Pertigaan Poka — diperkirakan sepanjang tiga kilometer lebih.
Kibaran bendera Argentina, klakson kendaraan, dan yel-yel dukungan menggema di sepanjang rute. Meski hujan gerimis sempat mengguyur, antusiasme warga tak surut. Setelah cuaca cerah, volume konvoi justru membesar.
Personel kepolisian disiagakan di tujuh titik strategis: Pertigaan Batu Merah, depan Masjid An-Nur Batu Merah, depan Hotel Santika, kawasan Gong Perdamaian Dunia, MCM Ambon, Pertigaan Poka, dan sejumlah persimpangan lainnya. Pengamanan dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.
Nobar Bareng Gubernur, Lalu Lautan Manusia di Jalan
Sebelum konvoi, Pemerintah Provinsi Maluku menggelar nobar pertandingan Argentina melawan Cape Verde di Lapangan Merdeka Ambon. Acara itu dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.
Begitu pertandingan usai, massa langsung memadati jalan-jalan utama. Warga menyebut konvoi kali ini sebagai yang paling akbar dibanding perayaan Argentina sebelumnya di Kota Ambon.
Argentina ke 16 Besar, Lawan Mesir di Babak Gugur
Kemenangan 3-2 atas Cape Verde memastikan langkah Argentina ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Albiceleste itu kini bersiap menghadapi Mesir pada babak gugur, dengan ambisi mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi 2022.