Prosesi peresmian diawali dengan ibadah syukur pentahbisan yang dihadiri langsung oleh Gubernur bersama seluruh jemaat. Setelah itu, penandatanganan prasasti dan pembunyian sirene dilakukan oleh Gubernur Maluku, Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, dan Wali Kota Ambon. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan gedung pastori.
Lewerissa menekankan bahwa secara teologis, gedung pastori adalah wujud ketaatan iman dan simbol persekutuan yang hidup. “Tempat para pelayan Tuhan merancang pelayanan, menaikkan doa, menghibur yang berduka, dan menguatkan umat,” ujarnya.
“Laboratorium Kasih”: Ruang Lahirkan Gagasan untuk Masalah Sosial
Gubernur menyampaikan bahwa kehadiran gedung ini harus menjadi momentum memperbarui semangat pelayanan. Fasilitas baru, menurutnya, harus mampu melahirkan dedikasi dan kepedulian yang lebih besar dalam melayani sesama tanpa sekat.
Ia secara spesifik menitipkan harapan agar Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil dapat menjadi “Laboratorium Kasih”. Konsep ini ia definisikan sebagai ruang yang melahirkan gagasan-gagasan kreatif dan solusi atas berbagai persoalan sosial jemaat. “Rumah yang terbuka bagi setiap orang untuk memperoleh penguatan, pengharapan, dan kasih Kristus,” tegas Lewerissa.
Gereja Mitra Strategis: Hidupkan Nilai “Pela Gandong” dan “Ale Rasa Beta Rasa”
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan bahwa Gereja Protestan Maluku (GPM) merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi Maluku dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat. Ia mendorong agar nilai-nilai hidup orang basudara terus dihidupi.
Lewerissa menyebut tiga falsafah utama: Pela Gandong, Potong di Kuku Rasa di Daging, dan Ale Rasa Beta Rasa. Menurutnya, nilai-nilai inilah yang harus menjadi fondasi dalam bermasyarakat, terutama di tengah keberagaman.
Apresiasi untuk Panitia dan Donatur
Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan, tim peresmian dan pentahbisan, para donatur, serta seluruh warga jemaat. Ia menilai dedikasi, pengorbanan, dan doa mereka telah membuat gedung itu berdiri dan dipersembahkan bagi pelayanan.
“Selamat atas Peresmian dan Pentahbisan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil. Teruslah menabur kebaikan, tetap menjadi terang dan garam dunia, serta menghadirkan kasih Tuhan bagi seluruh masyarakat,” tutup Gubernur.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Ambon, pimpinan OPD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, serta unsur Forkopimcam, para raja, dan pendeta.