Pencarian

Kolaborasi INPEX Masela dan MEDSA, Pemkab Tanimbar Perkuat Pengendalian DBD dan Malaria di Tengah 351 Kasus

Selasa, 28 Juli 2026 • 19:20:47 WIB
Kolaborasi INPEX Masela dan MEDSA, Pemkab Tanimbar Perkuat Pengendalian DBD dan Malaria di Tengah 351 Kasus
Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak membuka seminar pengendalian DBD dan malaria yang melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat.

AMBON — Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak membuka Seminar Umum Program Pengendalian DBD dan Malaria bertema "Sinergi membangun fondasi kesehatan untuk pembangunan yang berkelanjutan". Seminar ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Menekan Angka Kasus

Juliana menekankan bahwa keberhasilan pengendalian DBD dan malaria bergantung pada upaya promotif dan preventif. Bukan hanya pengobatan, tetapi bagaimana masyarakat mampu melakukan pencegahan sejak dini agar angka kasus terus ditekan.

"Pengendalian DBD dan malaria membutuhkan komitmen bersama. Kesehatan masyarakat merupakan fondasi penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan, sehingga sinergi semua pihak harus terus diperkuat," kata Juliana dalam keterangan yang diterima di Ambon, Selasa.

Data Terbaru: 351 Kasus DBD, 34 di Antaranya Penularan Lokal

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar mencatat hingga saat ini terdapat 351 kasus DBD. Dari jumlah tersebut, 34 kasus merupakan kasus indigenous atau penularan lokal yang membutuhkan penguatan langkah pengendalian secara terpadu.

Juliana menjelaskan bahwa upaya pengendalian meliputi peningkatan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, memberantas sarang nyamuk, serta melakukan deteksi dini terhadap potensi penyebaran penyakit. Faktor lingkungan disebut sebagai pemicu utama penyebaran kedua penyakit tersebut.

Narasumber dan Pihak yang Terlibat

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Manager Social Performance and Land Acquisition INPEX Masela Ltd Dian Fiana Ratna Dewi, Professional Health INPEX Masela Ltd dr. Agus Salim, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Ambon Agung Ardyanto, serta pakar kesehatan masyarakat Prof Tjandra Yoga Aditama.

Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kader PKK, kader malaria, kepala puskesmas pembantu (Pustu), Polindes, serta pemerintah kecamatan dan desa di wilayah terdampak Proyek Abadi Masela.

Target: Memperkuat Kapasitas Petugas dan Kader di Lapangan

Juliana berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat memperkuat kapasitas petugas kesehatan maupun kader di lapangan. Dengan demikian, program pengendalian penyakit berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan tersebut mampu menekan risiko penyebaran DBD dan malaria, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah terdampak Proyek Abadi Masela.

Follow kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks