PIRU — Warga Desa Hukuwana Kota dan sekitarnya di Kabupaten Seram Bagian Barat akhirnya bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku turun langsung ke wilayah pedalaman itu dalam program pelayanan kesehatan gratis yang berlangsung baru-baru ini.
Kegiatan ini dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Dr. Elna Sitorisme Anak Kota, Sp.PM. Ia datang bersama jajaran tenaga kesehatan yang diterjunkan ke tengah permukiman warga.
Medan Sulit dan Jarak Jauh Jadi Kendala Utama Warga
Bagi masyarakat di wilayah pegunungan SBB, mendapatkan pertolongan medis bukan perkara sederhana. Jarak tempuh yang jauh dan medan yang sulit membuat warga harus berpikir panjang ketika membutuhkan perawatan kesehatan.
Keterbatasan sarana transportasi memperparah kondisi tersebut. Dalam situasi darurat, warga yang sakit kerap harus digotong secara manual menggunakan kain sarung sebagai alat bantu untuk mencapai fasilitas kesehatan terdekat.
Persoalan Kesehatan Pedalaman Tak Hanya Soal Tenaga Medis
Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa persoalan kesehatan di wilayah pedalaman tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengirim dokter dan perawat. Akses jalan yang buruk, minimnya transportasi, serta jarak fasilitas kesehatan yang jauh dari permukiman menjadi persoalan yang saling terkait.
Kehadiran tim medis di Hukuwana Kota menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil dan sulit dijangkau. Program ini diharapkan mampu mendekatkan layanan kesehatan kepada warga yang selama ini menghadapi hambatan geografis.
Pelayanan gratis ini menjadi langkah nyata pemprov dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di pelosok. Namun, keberlanjutan program semacam ini tetap bergantung pada perbaikan infrastruktur pendukung, terutama akses jalan menuju wilayah-wilayah terpencil di Seram Bagian Barat.