MALUKU BARAT DAYA — Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung turun langsung ke Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, untuk memantau pelaksanaan Program TMMD. Kunjungan kerja ini menjadi agenda penting Danrem 151/Binaiya dalam memastikan program pembangunan di daerah terpencil berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Danrem menyoroti peran strategis TMMD dalam mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan. Program ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat.
“Kami ingin memastikan pelaksanaan TMMD berjalan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama di daerah kepulauan dan perbatasan,” ujar Brigjen TNI Raffles Manurung.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak agar program pembangunan bisa tepat sasaran. Pulau Moa yang termasuk wilayah Kodim 1511 menjadi salah satu titik fokus peninjauan karena aksesnya yang terbatas dan kebutuhan infrastruktur yang mendesak.
Masyarakat setempat menyambut antusias kunjungan Danrem. Mereka berharap kegiatan pembangunan yang dilakukan TNI bersama warga dapat terus berlanjut.
Warga menilai program TMMD mampu memperkuat infrastruktur desa, meningkatkan akses masyarakat, dan mendorong kemajuan ekonomi di wilayah kepulauan. Kehadiran TNI di lapangan dinilai menjadi motor penggerak pembangunan yang selama ini sulit dijangkau pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Danrem juga mengingatkan pentingnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah. Menurutnya, tanpa kerja sama yang solid, program pembangunan di daerah terpencil akan sulit terealisasi secara maksimal.
Peninjauan ini sekaligus menjadi bentuk evaluasi lapangan agar pelaksanaan TMMD ke depan bisa lebih efektif. Pulau Moa, yang berada di Kabupaten Maluku Barat Daya, selama ini menjadi salah satu wilayah prioritas pembangunan karena posisinya yang strategis di kawasan perbatasan.