AMBON — PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ambon memastikan kesiapan armada menghadapi arus mudik Idul Adha. General Manager ASDP Ambon Syamsuddin Tanassy menyatakan layanan non-stop akan berlaku selama tiga hari, yakni 29 hingga 31 Mei 2026.
Data operasional menunjukkan pergerakan masyarakat sudah meningkat sebelum puncak libur. Pada Kamis (28/5/2026), total penumpang yang menyeberang mencapai 1.422 orang, naik signifikan dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat 1.087 orang pada Rabu (27/5/2026).
Rinciannya, pada 28 Mei lalu, sebanyak 596 penumpang berangkat dari Hunimua dan 826 orang dari Waipirit. Jumlah kendaraan roda dua yang melintas mencapai 892 unit, sementara kendaraan roda empat atau lebih tercatat 305 unit.
Untuk mengamankan kelancaran mobilitas, ASDP mengerahkan lima armada: KMP Inelika, KMP Terubuk, KMP Rokatenda, KMP Sardinela, dan KMP Tanjung Koako. Empat kapal dioperasikan secara reguler, sedangkan satu kapal lainnya disiapkan sebagai cadangan.
“Pelayanan 24 jam dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama libur Idul Adha,” kata Syamsuddin Tanassy di Ambon, Jumat.
Selama masa pelayanan libur, ASDP mengoperasikan 13 trip penyeberangan setiap harinya di lintasan Hunimua–Waipirit. Jalur ini menjadi urat nadi transportasi antar-pulau utama di Maluku, menghubungkan pusat aktivitas di Pulau Ambon dengan wilayah di Pulau Seram.
Syamsuddin berharap kebijakan operasi 24 jam ini dapat membantu masyarakat merayakan Idul Adha bersama keluarga di kampung halaman dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar.