Jajaran Pemasyarakatan Maluku Perkuat Sistem Pengamanan Lapas dan Rutan Lewat Forum Berbagi Pengalaman

Penulis: Oman Sudirman  •  Minggu, 13 September 2026 | 05:31:01 WIB
Pegawai Kanwil Ditjenpas Maluku mengikuti kegiatan Community of Practice bertema "Pengenalan Sistem Pengamanan Lapas Rutan" secara daring, Sabtu (12/9).

AMBON — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku menggelar penguatan pemahaman sistem pengamanan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara melalui Community of Practice. Kegiatan bertema "Pengenalan Sistem Pengamanan Lapas Rutan" itu dilaksanakan daring via Zoom, Sabtu (12/9), pukul 13.00 sampai 16.00 WIT.

Pesertanya pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku. Forum ini diposisikan sebagai ruang tukar pengetahuan dan pengalaman guna menopang pelaksanaan tugas pengamanan di satuan kerja pemasyarakatan.

Jefry Persulessy: Pemahaman Sistem Pengamanan Jadi Dasar Kondisi Lapas Kondusif

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas IIA Ambon Jefry R. Persulessy tampil sebagai pembicara. Ia menekankan bahwa pengamanan merupakan bagian penting agar pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan baik.

"Pemahaman terhadap sistem pengamanan harus dimiliki setiap petugas karena menjadi dasar dalam menciptakan kondisi lapas dan rutan yang aman, tertib, dan kondusif," ujar Jefry.

Ia juga menyoroti pentingnya kesamaan pemahaman antarpetugas saat menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Dengan pemahaman yang sama, petugas diharapkan mampu mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi dinamikapengamanan di lapangan," lanjutnya.

Materi Pengenalan Sistem Pengamanan dan Peran Moderator

Materi yang disampaikan memberi pengenalan mengenai sistem pengamanan lapas dan rutan sebagai salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Pemahaman atas sistem itu diperlukan agar petugas menjalankan tugas secara tepat, terukur, dan sesuai kondisi di lapangan.

Kepala Pengamanan Rutan Kelas IIA Ambon Martial T. Marlissa bertindak sebagai moderator. Menurutnya, diskusi soal pengamanan perlu dilakukan berkelanjutan karena karakteristik dan tantangan tiap satuan kerja bisa berbeda.

"Pengamanan tidak hanya membutuhkan pemahaman terhadap prosedur, tetapi juga kesiapan petugas dalam membaca situasi dan menentukan tindakan yang sesuai," tutur Martial.

Catherian Picauly: Forum Jadi Sarana Penguatan Kapasitas Jajaran

Pembukaan kegiatan disampaikan Kabid Pembimbing Kemasyarakatan Catherian V. Picauly. Ia menilai Community of Practice dapat menjadi sarana penguatan kapasitas jajaran pemasyarakatan melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.

"Forum ini menjadi kesempatan bagi jajaran untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman sehingga dapat memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan," ungkap Catherian.

Lewat kegiatan tersebut, jajaran pemasyarakatan di Maluku diharapkan semakin memahami prinsip dan sistem pengamanan lapas serta rutan. Penguatan kompetensi petugas menjadi bagian dari upaya membangun pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, responsif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: kompasiana.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top