AMBON — Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon kini mulai menjaring calon wisudawan untuk prosesi kelulusan periode Juli 2026. Proses pendaftaran ini telah dibuka sejak 27 April 2026 dan dijadwalkan akan berakhir pada 26 Juni 2026 mendatang.
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui laman media sosial universitas, pihak kampus menekankan pentingnya ketepatan waktu bagi para calon lulusan. Mengingat adanya batasan jumlah peserta, mahasiswa diminta segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi sebelum batas waktu yang ditentukan.
Mekanisme Pendaftaran dan Ketentuan Kuota 1.500 Peserta
Pihak Unpatti menetapkan kuota maksimal sebanyak 1.500 calon wisudawan untuk periode Juli ini. Pembatasan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan seremoni wisuda berjalan kondusif dan sesuai dengan kapasitas ruang yang tersedia di tingkat universitas.
“Daftarkan diri anda untuk mengikuti wisuda periode Juli 2026 Universitas Pattimura,” bunyi pengumuman resmi kampus yang dipublikasikan baru-baru ini.
Manajemen kampus juga memberikan catatan penting terkait pendaftar yang tidak masuk dalam kuota utama. Bagi mahasiswa yang mendaftar setelah angka 1.500 terpenuhi, kepesertaan mereka tidak akan dibatalkan, melainkan secara otomatis dialihkan ke periode wisuda tahap berikutnya.
Unpatti Terapkan Kebijakan Wisuda Empat Kali Setahun
Penetapan jadwal ini merupakan implementasi dari kebijakan baru yang dicanangkan oleh Rektor Unpatti, Prof. Dr. Freddy Leiwakabessy, M.Pd. Langkah ini diambil untuk memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studinya agar tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menyandang gelar sarjana.
Rektor sebelumnya menegaskan bahwa mulai tahun 2026, Unpatti berkomitmen menyelenggarakan wisuda sebanyak empat kali dalam setahun. Siklus tetap ini dijadwalkan berlangsung secara rutin pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Dengan frekuensi yang lebih sering, diharapkan penumpukan jumlah lulusan dalam satu prosesi dapat diminimalisir. Selain itu, kebijakan ini bertujuan mempercepat proses administrasi ijazah sehingga para lulusan bisa lebih cepat menggunakan dokumen tersebut untuk keperluan mencari kerja atau melanjutkan studi.