Pencarian

153 Mahasiswa Unpatti Dilepas ke Kepulauan Kei untuk Studi Pembelajaran Sejarah dan Pengabdian Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 • 11:20:51 WIB
153 Mahasiswa Unpatti Dilepas ke Kepulauan Kei untuk Studi Pembelajaran Sejarah dan Pengabdian Masyarakat
mahasiswa Universitas Pattimura dilepas menuju Kepulauan Kei untuk studi dan pengabdian masyarakat.

AMBON — Ratusan mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) memulai perjalanan akademik ke Negeri Ohoinol, Kepulauan Kei, Jumat (15/5/2026). Mereka adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah yang mengikuti program bertajuk “The Journey To Kei Island 2026”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang dirancang langsung oleh program studi. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Nur Aida Kubangun, menekankan agar mahasiswa menjaga nama baik universitas selama di lokasi.

Arahan Penting Sebelum Berlayar ke Ohoinol

“Nama baik Universitas Pattimura ada di tangan adik-adik sekalian. Karena itu, seluruh mahasiswa harus mampu menjaga sikap, etika, dan perilaku selama melaksanakan kegiatan,” ujar Aida dalam sambutan pelepasan.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga karakter dan sopan santun saat tinggal bersama keluarga asuh. Interaksi yang baik dengan warga setempat menjadi kunci agar kehadiran mereka meninggalkan kesan positif.

Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Rina Pusparani, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin setiap semester. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga melakukan studi lapangan, penelitian, dan kunjungan ke situs-situs sejarah di Pulau Ambon.

Ratusan Mahasiswa dan Dosen Pendamping

Sebanyak 140 mahasiswa dari angkatan 2022 hingga 2025 diberangkatkan dalam program ini. Mereka didampingi oleh 14 dosen yang akan membimbing kegiatan selama delapan hari, mulai 15 hingga 22 Mei 2026.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki pengalaman belajar di kelas, tetapi juga memiliki pengalaman belajar di lapangan sehingga mereka dapat memahami langsung kondisi masyarakat maupun situs-situs sejarah yang ada,” tutup Rina.

Sebelumnya, Program Studi Sejarah telah beberapa kali melaksanakan kegiatan serupa di Negeri Ohoinol. Hubungan baik yang sudah terbangun dengan masyarakat setempat diharapkan dapat berlanjut melalui kedatangan mahasiswa kali ini.

Dr. Aida Kubangun juga mengimbau seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama menjalankan pengabdian. Ia berharap seluruh rangkaian program berjalan lancar dan mahasiswa kembali ke Ambon dalam keadaan selamat.

Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks