Rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri 257 Ambon berlangsung berbeda. Alih-alih sambutan formal di ruang kelas, para guru dan siswa kelas II hingga VI berdiri di gerbang sekolah sambil memainkan totobuang—alat musik pukul khas Maluku.
“Semua guru menyambut siswa di gerbang sekolah. Anak-anak juga disambut kakak kelas dari kelas II hingga kelas VI dengan memainkan alat musik tradisional totobuang,” kata Paulina Matakena di ruang kerjanya.
Setelah penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan upacara bendera dan pengenalan lingkungan sekolah. Para siswa baru diajak berkeliling melihat fasilitas sekolah, berkenalan dengan guru, serta wali kelas masing-masing.
Dua Rombel dan Materi MPLS yang Padat
SD Negeri 257 Ambon membagi 34 siswa baru ke dalam dua rombongan belajar: kelas IA dan IB. Pada hari kedua, peserta didik mengikuti sejumlah materi MPLS, mulai dari pengenalan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat hingga edukasi makanan bergizi.
Pemeriksaan tinggi dan berat badan juga dilakukan sebagai data awal pemantauan tumbuh kembang siswa selama menempuh pendidikan. Rangkaian MPLS dijadwalkan ditutup dengan kegiatan evaluasi yang melibatkan kepala sekolah dan perwakilan orang tua murid.
Antusiasme Orang Tua dan Imbauan Sekolah
Ketua Panitia MPLS SD Negeri 257 Ambon, G.R. Annie Shinta Heattubun, mengungkapkan dukungan orang tua terhadap program sekolah sangat luar biasa. Antusiasme terlihat sejak hari pertama saat orang tua mengantar anak ke sekolah dan mengikuti rapat bersama pihak sekolah usai upacara bendera.
“Dukungan orang tua sangat luar biasa. Kami menjelaskan seluruh rangkaian MPLS dari hari pertama hingga hari terakhir dan mereka menyambut baik seluruh program sekolah,” ujar Annie.
Meski demikian, pihak sekolah mengimbau orang tua agar tidak menunggu di depan jendela kelas selama proses pembelajaran. “Memang sebagian siswa kelas satu masih ingin didampingi orang tua. Ada beberapa yang sempat menangis, tetapi perlahan mereka mulai berani belajar sendiri, makan sendiri, dan mengikuti kegiatan bersama teman-temannya,” tambah Annie.
Hingga hari ketiga pelaksanaan, seluruh kegiatan MPLS di SD Negeri 257 Ambon berlangsung aman dan tertib. Pihak sekolah berharap pengalaman pertama ini menjadi awal yang menyenangkan bagi para siswa dalam mengawali perjalanan pendidikan mereka.