Pencarian

OJK Maluku Latih 45 Guru SMP dan MTs di Ambon Jadi Duta Literasi Keuangan untuk Lawan Penipuan Finansial

Selasa, 14 Juli 2026 • 20:13:01 WIB
OJK Maluku Latih 45 Guru SMP dan MTs di Ambon Jadi Duta Literasi Keuangan untuk Lawan Penipuan Finansial
guru IPS dari SMP dan MTs se-Kota Ambon mengikuti pelatihan Duta Literasi Keuangan yang digelar OJK Provinsi Maluku.

AMBON — Sebanyak 45 guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Ambon resmi menjalani pelatihan sebagai Duta Literasi Keuangan. Program yang digagas OJK Provinsi Maluku ini berlangsung pada 30 Juni 2026, sebagai bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026.

Guru Jadi Garda Terdepan Edukasi Finansial

Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, menyebut para pendidik memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Menurutnya, edukasi yang dimulai sejak bangku sekolah akan membentuk perilaku finansial yang sehat pada generasi muda.

“Bapak/Ibu Guru kami harapkan dapat menjadi bagian penggerak Duta Literasi Keuangan yang akan membangun generasi muda cerdas keuangan melalui penyampaian edukasi keuangan yang terstruktur,” ujar Haramain dalam sambutannya.

Materi Pelatihan: dari Modul Ajar hingga Bahaya Pinjol Ilegal

Dalam pelatihan ini, para guru tidak hanya dibekali Modul Ajar Literasi Keuangan yang telah diluncurkan Wali Kota Ambon pada 20 Mei 2026 lalu. Mereka juga mendapat pemahaman komprehensif mengenai berbagai modus kejahatan di sektor jasa keuangan, termasuk penipuan transaksi dan aktivitas keuangan ilegal.

“Saya mengajak Bapak dan Ibu Guru menjadi agen perubahan yang menginspirasi masyarakat untuk cerdas mengelola keuangan dan berani mengatakan tidak terhadap aktivitas keuangan ilegal,” tegas Haramain.

Sinergi Tiga Instansi dan 7 Lembaga Jasa Keuangan

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara OJK Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, dan Kementerian Agama Kota Ambon. Pelatihan ini juga menjadi tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Ambon Nomor 400.3.1/10/SE/2026 tentang Program BETA KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar).

Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memperkaya materi, mulai dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Ambon, hingga praktisi dari tujuh lembaga jasa keuangan. Mereka antara lain Bank Maluku dan Maluku Utara, Bank Syariah Indonesia, Bursa Efek Indonesia Perwakilan Maluku, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku, Pegadaian Cabang Ambon, dan Adira Finance Cabang Ambon.

Target: Generasi Muda Maluku yang Cerdas dan Tangguh Finansial

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, OJK berharap para guru mampu mengimplementasikan materi literasi keuangan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah masyarakat. Dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan, diharapkan terbentuk generasi muda yang cerdas secara finansial dan mampu mewujudkan masyarakat Maluku yang lebih inklusif serta sejahtera.

Bagikan
Sumber: tribun-maluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks