AMBON — Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, secara resmi mengukuhkan Rahmani Belani sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku. Prosesi pengukuhan berlangsung di lantai 5 Kantor OJK Maluku, Ambon, pada Senin (18/5/2026).
Apresiasi untuk Kepala OJK Sebelumnya
Dalam sambutannya, Vanath menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala OJK Maluku sebelumnya, Muhammad Yusuf. Menurutnya, Yusuf berhasil mengawal sejumlah agenda strategis, termasuk proses Kelompok Usaha Bank (KUB) pada Bank Maluku Maluku Utara yang krusial bagi stabilitas perbankan daerah.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Muhammad Yusuf atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Maluku. Semoga amanah baru di Departemen Literasi Keuangan Jakarta membawa kesuksesan yang lebih besar," ujar Vanath.
Target Baru: Literasi dan Inklusi Keuangan di 1.822 Pulau
Vanath menegaskan bahwa tantangan geografis Maluku — dengan 93,50 persen wilayahnya berupa lautan — menjadi pekerjaan rumah utama bagi OJK. Lebih dari 1,9 juta jiwa tersebar di ribuan pulau, namun akses layanan keuangan belum merata.
"Kami menantikan sinergi yang kuat antara OJK dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan serta menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di bumi raja-raja ini," katanya.
Pertumbuhan Ekonomi 5,16 Persen dan Inflasi Terjaga
Vanath mengungkapkan, di tengah dinamika ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Maluku pada awal tahun 2026 mencapai 5,16 persen. Sektor jasa keuangan tercatat tumbuh progresif hingga 9,02 persen, sementara inflasi daerah berhasil dijaga stabil di angka 3,2 persen.
Meski demikian, perluasan akses layanan keuangan hingga ke pelosok masih menjadi pekerjaan besar. Pemerintah saat ini tengah mempersiapkan sensus ekonomi untuk memetakan potensi usaha, termasuk UMKM di seluruh wilayah Maluku.
Penguatan Bank Maluku Maluku Utara Jadi Prioritas
Fokus strategis ke depan, menurut Vanath, adalah memastikan stabilitas sektor perbankan dan industri jasa keuangan berkelanjutan. Langkah ini termasuk melalui penguatan struktur permodalan dan tata kelola Bank Maluku Maluku Utara.
"Penguatan sektor jasa keuangan harus mampu berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan ekonomi lokal," tegasnya.
Ajakan Kolaborasi untuk Forkopimda dan Kepala Daerah
Vanath menambahkan, menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan sektor jasa keuangan bukan hanya tanggung jawab OJK semata. Ia mengajak seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota, pimpinan instansi vertikal, serta lembaga jasa keuangan untuk terus memperkuat kolaborasi bersama OJK Maluku.
"Sinergi yang terbangun hendaknya menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan ekosistem keuangan yang inklusif dan mampu menjangkau seluruh wilayah kepulauan. Dengan demikian, sektor ini berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku secara berkelanjutan," tandasnya.
Di akhir sambutannya, Vanath menyampaikan selamat bertugas kepada Rahmani Belani sebagai Kepala OJK Maluku yang baru, sekaligus mendoakan kesuksesan Muhammad Yusuf di tempat tugas yang baru.