MALUKU — Pergerakan indeks saham domestik masih dibayangi potensi koreksi jangka pendek meski momentum penguatan terlihat. Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG hari ini berpotensi menguji area 6.137 hingga 6.254. Namun, ia mengingatkan area koreksi terdekat berada di kisaran 5.974 sampai 6.020.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.137-6.254, sementara area koreksi terdekat berada di kisaran 5.974-6.020," kata Herditya dalam riset harian yang diterbitkan pagi ini.
Level Kunci Support dan Resistance Hari Ini
Herditya memasang rentang support harian di level 5.839 dan 5.607, sementara resistance terdekat berada di 6.286 dan 6.599. Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menegaskan level 5.974 menjadi pagar psikologis yang menentukan arah indeks selanjutnya.
"Jika IHSG tetap bergerak di atas 5.974, indeks berpotensi menguji resistance Fibonacci di level 6.264. Namun jika turun di bawah level tersebut, IHSG berisiko menguji support 5.887," ujar Ivan.
Ivan memproyeksikan support harian IHSG berada di 5.887, 5.739, 5.607, dan 5.472. Sementara resistance berlapis di 6.083, 6.256, 6.545, dan 6.835.
Saham Rekomendasi: dari Perbankan hingga Tambang
Kedua analis memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini. Herditya dari MNC Sekuritas menyebut empat emiten: BBRI, BULL, BUMI, dan TINS. Sementara Ivan dari Binaartha Sekuritas merekomendasikan AADI, ADMR, ADRO, BMRI, dan KLBF.
Rekomendasi ini muncul di tengah aktivitas pasar yang masih tinggi. Mengutip data RTI Infokom, nilai transaksi pada Rabu (15/7) mencapai Rp11,63 triliun dengan volume 28,58 miliar saham. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2,07 juta kali transaksi. Sebanyak 334 saham menguat, 267 saham terkoreksi, dan 195 saham stagnan.
Investasi mengandung risiko. Keputusan pembelian saham sepenuhnya berada di tangan investor.