Pencarian

Wagub Maluku Dorong Layanan Keuangan Digital ke Wilayah Terpencil, Sensus Ekonomi 2026 Disiapkan

Selasa, 19 Mei 2026 • 14:27:02 WIB
Wagub Maluku Dorong Layanan Keuangan Digital ke Wilayah Terpencil, Sensus Ekonomi 2026 Disiapkan
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mendorong digitalisasi layanan keuangan di wilayah kepulauan terpencil.

AMBON — Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menegaskan bahwa tantangan geografis yang didominasi kepulauan justru menjadi peluang besar untuk mempercepat digitalisasi layanan keuangan. Pemerintah daerah terus bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga jasa keuangan guna memperluas akses transaksi digital hingga ke pelosok.

Target Perluasan Akses bagi Masyarakat Terpencil

Menurut Vanath, percepatan ini tidak hanya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan dan transaksi digital. "Tantangan geografis Maluku yang didominasi wilayah kepulauan menjadikan akses layanan keuangan digital sebagai tantangan sekaligus peluang besar," kata Abdullah Vanath di Ambon, Senin (18/5).

Pemprov Maluku juga tengah mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026. Hasil sensus ini diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah terpencil.

Pertumbuhan Ekonomi Ditopang Sektor Unggulan

Vanath mengungkapkan, perekonomian Maluku pada triwulan I 2026 tumbuh positif 5,16 persen secara tahunan. Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencatat pertumbuhan tertinggi seiring meningkatnya aktivitas pariwisata dan bisnis regional.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta perdagangan besar dan eceran masih menjadi kontributor dominan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Maluku. Sektor jasa keuangan juga menunjukkan pertumbuhan positif 9,02 persen dengan tingkat inflasi daerah yang tetap terkendali pada angka 3,13 persen.

Stabilitas Sektor Keuangan Jadi Kunci Keberlanjutan

"Stabilitas sektor jasa keuangan harus terus dijaga agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," ujar Vanath. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas ini seiring perluasan layanan digital ke wilayah-wilayah yang selama ini minim akses perbankan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Maluku untuk mengurangi kesenjangan akses keuangan antara wilayah perkotaan dan kepulauan terpencil. Dengan sinergi bersama OJK dan lembaga jasa keuangan, target inklusi keuangan di Maluku diharapkan semakin mendekati pemerataan.

Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks