Pencarian

Beban Energi PLN Tembus Rp198 Triliun, Laba Anjlok ke Rp7,26 Triliun

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:03:32 WIB
Beban Energi PLN Tembus Rp198 Triliun, Laba Anjlok ke Rp7,26 Triliun
PLN mencatat beban energi mencapai Rp198 triliun dengan laba turun menjadi Rp7,26 triliun pada 2025.

MALUKU — Raksasa listrik pelat merah itu mencatat, dari total belanja energi tersebut, porsi terbesar diserap oleh pembelian batu bara dan gas untuk pembangkit listrik. Dua komoditas energi fosil ini masih menjadi tulang punggung pasokan listrik nasional, meskipun tekanan terhadap margin keuangan perusahaan kian terasa.

Pertamina dan Bukit Asam Jadi Pemasok Utama

Grup Pertamina tercatat sebagai pemasok energi terbesar bagi PLN. Nilai transaksi pembelian bahan bakar dan pelumas dari holding migas negara itu mencapai Rp64,68 triliun pada 2025.

Sementara itu, untuk pasokan batu bara, PLN menggandeng PT Bukit Asam Tbk. Transaksi dengan perusahaan tambang pelat merah tersebut tercatat sebesar Rp14,41 triliun pada periode yang sama.

Secara keseluruhan, transaksi bahan bakar dan pelumas PLN dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan afiliasi (berelasi) mencapai Rp80,18 triliun. Jumlah ini setara dengan 40,38% dari total beban bahan bakar dan pelumas perseroan sepanjang tahun lalu.

Arus Kas Operasi Tertekan, Pembayaran ke Pemasok Membengkak

Dampak dari lonjakan beban energi tak cuma terlihat dari laba bersih. Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi PLN anjlok dari Rp75,35 triliun pada 2024 menjadi hanya Rp9,91 triliun. Artinya, kemampuan perusahaan menghasilkan uang tunai dari bisnis intinya menyusut hingga 86%.

Di sisi lain, pembayaran kepada pemasok dan pihak lainnya justru meningkat signifikan. Pada 2025, PLN mengeluarkan Rp447,77 triliun untuk pos ini, naik dari Rp396,28 triliun pada tahun sebelumnya. Lonjakan ini mengindikasikan tekanan likuiditas yang kian berat akibat tingginya harga komoditas energi global maupun domestik.

Dengan beban energi yang terus membengkak dan laba yang tergerus, PLN dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga kesehatan keuangan sambil tetap memenuhi kewajiban pelayanan listrik ke seluruh pelosok negeri.

Bagikan
Sumber: wartaekonomi.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks