MALUKU — Sebanyak 15 truk pengangkut minyak mentah milik UMKM Batanghari Sinar Energi mulai bergerak menuju tangki penampungan di Tempino, Jambi. Dari sana, minyak langsung dipompakan ke Master/Main Gathering Station (MGS) milik Pertamina EP Tempino Jambi.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengonfirmasi pengiriman tersebut. "Pada 28 Mei 2026 UMKM PT Batanghari Sinar Energi mengirim 15 truk crude oil atau sekitar 1.050 barel ke tanki penampung di Tempino Jambi," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (29/5).
Fasilitas Unloading Digenjot, Waktu Tunggu Truk Terpangkas
Salah satu hambatan selama ini adalah proses bongkar muat yang lambat karena hanya bisa melayani satu truk dalam satu waktu. Kini, fasilitas unloading di Tempino sudah ditingkatkan sehingga bisa menampung dua truk sekaligus.
"Saat ini fasilitas unloading sudah bisa sekaligus dua truk yang sebelumnya hanya satu truk, sehingga lebih cepat proses unloading-nya," jelas Djoko.
Percepatan ini menjadi krusial agar truk tidak perlu antre lama dan pasokan minyak dari sumur-sumur masyarakat bisa segera terserap.
Kolaborasi Tiga Pilar: Masyarakat, BKU, dan KKKS
Keberhasilan pengiriman ini tidak lepas dari skema kerja sama antara masyarakat pemilik sumur, Badan Usaha Koperasi/Unit Usaha (BKU), dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) seperti Pertamina EP. Djoko menambahkan, sinergi ini menjadi model untuk menampung seluruh potensi minyak dari sumur-sumur rakyat yang selama ini mungkin belum termanfaatkan secara optimal.
"Mohon doa dan dukungan supaya semua minyak dari sumur masyarakat bisa ditampung melalui kerja sama masyarakat, BKU, dan KKKS," ujar Djoko.
Langkah ini dinilai strategis di tengah upaya pemerintah mengejar target lifting minyak nasional. Dengan melibatkan UMKM dan masyarakat lokal, pasokan dari lapangan-lapangan kecil di daerah bisa ikut menyumbang angka produksi.