Pencarian

Kapolda Maluku di Upacara Hari Lahir Pancasila: Nilai Kebangsaan Jadi Benteng Lawan Hoaks dan Disinformasi

Senin, 01 Juni 2026 • 21:53:01 WIB
Kapolda Maluku di Upacara Hari Lahir Pancasila: Nilai Kebangsaan Jadi Benteng Lawan Hoaks dan Disinformasi
Kapolda Maluku memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Ambon.

AMBON — Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di lingkungan Polda Maluku berlangsung khidmat di Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon. Upacara yang digelar Senin (1/6/2026) itu dihadiri jajaran pejabat utama, personel Polri, dan ASN Polda Maluku.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah derasnya arus informasi digital. Dalam amanat yang dibacakan, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI menekankan Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan jiwa bangsa dan pedoman hidup.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga jiwa bangsa, pedoman hidup, dan kekuatan moral yang mempersatukan seluruh rakyat Indonesia dalam keberagaman,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto di hadapan peserta upacara.

Ancaman Disinformasi di Era Digital Jadi Sorotan

Kapolda menilai tema tahun ini sangat relevan dengan kondisi global yang diwarnai konflik internasional dan ketidakpastian ekonomi. Namun, yang paling ditekankan adalah dampak perkembangan teknologi informasi terhadap persatuan bangsa.

Menurutnya, media sosial kerap menjadi ladang subur bagi penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi. Hal ini, kata dia, menjadi ancaman serius yang dapat menggerus kohesi sosial jika tidak dihadapi dengan nilai-nilai Pancasila.

“Media sosial harus menjadi ruang untuk menyebarkan semangat persatuan, toleransi, optimisme, dan gotong royong, bukan menjadi sarana untuk menyebarkan kebencian dan perpecahan,” tegasnya.

Polri Punya Peran Strategis Jaga Persatuan

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengingatkan bahwa institusi Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan bangsa. Tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dinilai sebagai bagian integral dari upaya merawat persatuan.

“Menjaga keamanan sejatinya adalah bagian dari menjaga persatuan bangsa. Ketika masyarakat hidup aman dan harmonis, maka pembangunan dan kesejahteraan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kapolda menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sekadar seremonial tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah gempuran informasi yang memecah belah.

Bagikan
Sumber: ambonkita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks