Pencarian

IHSG Berbalik ke 6.140 di Sesi Awal, Hanya Empat Sektor Mampu Bertahan di Zona Hijau

Rabu, 03 Juni 2026 • 10:46:21 WIB
IHSG Berbalik ke 6.140 di Sesi Awal, Hanya Empat Sektor Mampu Bertahan di Zona Hijau
IHSG berbalik turun ke level 6.140 pada sesi awal perdagangan Selasa (2/6/2026).

MALUKU — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Selasa (2/6/2026) dengan sentimen positif, sempat menguat 0,19 persen ke level 6.207. Namun, momentum itu tidak bertahan lama. Hingga pukul 09.15 WIB, IHSG berbalik arah dan terkoreksi 0,91 persen ke posisi 6.140.

Mayoritas Saham Tertekan, Hanya 4 Sektor Bertahan

Tekanan jual mendominasi di awal sesi. Data perdagangan mencatat sebanyak 380 saham bergerak di zona merah, sementara hanya 198 saham yang mampu menguat. Sebanyak 381 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi baru mencapai Rp2,1 triliun dengan volume 3,09 miliar saham.

Kondisi ini tercermin pada pergerakan indeks utama. Indeks LQ45 melemah 0,28 persen ke 617, IDX30 turun 0,21 persen ke 348, dan JII terkoreksi 0,26 persen ke 376. Indeks MNC36 juga ikut melemah 0,17 persen ke 269.

Dari 11 indeks sektoral, hanya empat sektor yang masih bertahan di zona hijau: energi, properti, industri, dan kesehatan. Sisanya, termasuk sektor dengan bobot besar seperti keuangan, teknologi, infrastruktur, dan konsumer, kompak melemah.

Lima Sektor dengan Bobot Besar Jadi Pemberat

Pelemahan IHSG utamanya ditopang oleh kinerja negatif di sektor-sektor dominan. Sektor keuangan, yang biasanya menjadi motor penggerak indeks, justru berada di zona merah. Hal serupa terjadi pada sektor teknologi, bahan baku, serta konsumer non-siklikal dan siklikal.

Sektor transportasi dan logistik juga ikut menekan indeks. Tekanan jual terjadi secara luas dan tidak hanya terfokus pada satu kelompok saham tertentu.

Tiga Saham Ini Justru Melesat di Tengah Tekanan Pasar

Di tengah dominasi merah, beberapa saham justru mencatatkan kenaikan signifikan dan masuk jajaran top gainers. Tiga saham dengan penguatan terbesar antara lain PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO), PT Arthavest Tbk (ARTA), dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE).

Meski demikian, performa individual saham-saham tersebut belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan jual yang meluas di pasar.

Apa yang Perlu Dicermati Investor?

Pergerakan IHSG yang berbalik arah di awal sesi mengindikasikan masih adanya sentimen negatif yang membayangi pasar. Investor disarankan mencermati pergerakan sektor defensif seperti energi dan kesehatan yang masih mampu bertahan di zona hijau.

Selain itu, data transaksi dan volume perdagangan pada sesi berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah tekanan jual akan berlanjut atau mulai mereda.

Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks