Pencarian

Kapolda Maluku Ungkap Konflik Sosial Turun Drastis: dari 126 Kasus pada 2024 Jadi 6 Kasus di Paruh Pertama 2026

Kamis, 04 Juni 2026 • 16:18:31 WIB
Kapolda Maluku Ungkap Konflik Sosial Turun Drastis: dari 126 Kasus pada 2024 Jadi 6 Kasus di Paruh Pertama 2026
Kapolda Maluku menyampaikan penurunan signifikan kasus konflik sosial dari 126 pada 2024 menjadi 6 pada paruh pertama 2026.

AMBONPenurunan angka konflik sosial di Maluku dalam tiga tahun terakhir menjadi pencapaian yang patut disyukuri. Data Polda Maluku mencatat, pada 2024 terjadi 126 kejadian konflik sosial. Angka itu turun menjadi 96 kejadian pada 2025. Memasuki paruh pertama 2026, sejak Januari hingga Juni, hanya tercatat enam kejadian.

“Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri bersama,” ujar Irjen Dadang di hadapan awak media, Rabu (3/6/2026).

Sinergi Lintas Elemen Kunci Keberhasilan

Menurut Kapolda, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, dan seluruh komponen masyarakat. Ia menekankan bahwa keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Polisi hanya menjadi penggerak dan fasilitator, sedangkan keberhasilan menjaga perdamaian lahir dari kesadaran seluruh masyarakat,” tegasnya.

Media Arus Utama: Benteng Informasi Sehat

Secara khusus, Irjen Dadang memberikan apresiasi kepada awak media yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga kondusivitas daerah melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Di tengah derasnya arus informasi digital, media arus utama dinilai memiliki posisi strategis sebagai penjaga kualitas informasi publik sekaligus benteng terhadap penyebaran hoaks.

“Media mainstream adalah benteng informasi yang sehat. Setiap berita yang dipublikasikan telah melalui proses verifikasi dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Karena itu saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kontribusi rekan-rekan pers selama ini,” ungkapnya.

Ancaman Disinformasi dan Literasi Digital

Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini mengingatkan bahwa tantangan terbesar dalam menjaga stabilitas sosial saat ini tidak hanya berasal dari konflik fisik di lapangan, tetapi juga dari penyebaran informasi yang tidak benar melalui media sosial. Ia mengajak insan pers menjadi mitra strategis dalam membangun literasi digital masyarakat.

“Kita harus membangun kemampuan masyarakat untuk memilah informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong. Literasi digital menjadi kebutuhan yang sangat penting saat ini,” ujarnya.

Investasi Jangka Panjang pada Generasi Muda

Dadang juga menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda, terutama Generasi Z di Maluku yang tidak mengalami langsung konflik sosial akhir 1990-an. Menurutnya, pemahaman tentang persatuan, toleransi, dan kehidupan bermasyarakat yang harmonis perlu ditanamkan sejak dini.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kesadaran hukum sejak dini. Harapannya ketika mereka menjadi pemimpin di masa depan, mereka memiliki komitmen menjaga Maluku tetap damai dan harmonis,” jelasnya.

Dialog Terbuka dan Komitmen Transparansi

Dalam sesi dialog, Kapolda menerima berbagai masukan dari insan pers terkait kondisi sosial, budaya, dan keamanan di Maluku. Isu yang mengemuka antara lain transparansi rekrutmen anggota Polri, perkembangan situasi kamtibmas, serta langkah antisipasi potensi gangguan keamanan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat pada agenda nasional dan internasional.

Menanggapi hal tersebut, Irjen Dadang menegaskan bahwa proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), serta diawasi secara ketat untuk menjamin objektivitas dan kepercayaan publik.

Bagikan
Sumber: ambonkita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks