Pencarian

Tudingan Abuse of Power di PLN: Dirut Darmawan Prasodjo Dianggap Semena-Mena Rombak Petinggi Anak Usaha

Minggu, 07 Juni 2026 • 15:41:01 WIB
Tudingan Abuse of Power di PLN: Dirut Darmawan Prasodjo Dianggap Semena-Mena Rombak Petinggi Anak Usaha
Direksi dan komisaris di PLN Batam mengalami perombakan menjelang Lebaran 2024.

MALUKU — Praktik perombakan itu terjadi di PLN Batam, yang merupakan anak perusahaan (AP) PLN, serta PLN Nusantara Power Construction (NPC), anak perusahaan dari sub-holding (SH) PLN Nusantara Power. Sumber di PLN Pusat yang enggan disebut namanya mengungkapkan keganjilan di balik keputusan tersebut.

Janji Tunggu Arahan Danantara, Kenyataannya Petinggi Dirombak

Menurut sumber itu, Darmawan Prasodjo sebelumnya beralasan akan menunggu arahan dari Danantara untuk mengisi dua kursi direksi yang kosong di PLN Nusantara Power. Hingga saat ini, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk holding PLN pun belum dilakukan. Bahkan, tujuh direksi disebut belum menerima surat keputusan (SK) perpanjangan masa jabatan sejak November lalu.

"Padahal waktu itu alasannya kenapa dua direksi PLN Nusantara Power yang sekarang kosong sampai sekarang tidak diisi, kata Pak Dirut masih nunggu bagaimana arahan Danantara," beber sumber tersebut.

Namun, di tengah kekosongan itu, justru jabatan yang sudah terisi dirombak. "Pada akhir Maret lalu atau persis dua apa tiga hari lagi lebaran, terjadi perombakan Direksi dan Komisaris di PLN Batam dan pergantian Direksi di PLN Nusantara Power Construction (NPC)," lanjutnya.

Pensiunan Ditempatkan di Jabatan Strategis

Keanehan lain terlihat dari sosok yang menggantikan posisi Direksi di PLN NPC. Jabatan yang setara dengan Senior Manager di Unit Induk itu ditempati oleh mantan General Manager PLN UID Jawa Agung Murdifi, yang seharusnya pensiun sebagai pegawai PLN per 1 April 2025.

"Padahal pejabat Direksi sebelumnya tidak bermasalah, tapi karena Darmo menunjukkan kuasanya, dia dengan mudah bisa menempatkan orang-orangnya sekalipun harus mengorbankan pegawai lainnya," kecam sumber.

Desakan Copot Dirut PLN dari Relawan dan IWO

Ketua Umum IWO Teuku Yudhistira menilai posisi Darmawan Prasodjo sudah saatnya dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri BUMN Erick Thohir. Ia membandingkan dengan BUMN lain seperti Pertamina, Garuda Indonesia, dan Bulog yang dirutnya sudah diganti.

"Memang agak janggal, ada apa? Pertamina, Garuda Indonesia dan Bulog saja Dirutnya diganti, kenapa PLN tidak?" tanya Yudhistira heran.

Ia menambahkan, "Masih banyak orang-orang pintar dan lebih mumpuni di negeri ini untuk menduduki posisi Dirut PLN. Kalau mau ada penyegaran di PLN, copot Darmo, ganti dengan pihak lain, misalnya dari kader Gerindra yang kini berkuasa di Indonesia."

Tak hanya soal perombakan, Yudhistira bersama tim Relawan Listrik Untuk Negeri juga telah melaporkan dugaan korupsi di era kepemimpinan Darmawan Prasodjo ke Kortas Tipikor Polri. Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Tapi kami tetap optimis, berbagai kebobrokan di PLN bakal terbongkar dan masuk ke ranah hukum menyusul BUMN lainnya. Kita tunggu saja tanggal mainnya," tutup Yudhistira. Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.

Bagikan
Sumber: suarapembaharuan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks