TANIMBAR — Proyek energi raksasa di Maluku tengah memasuki tahap krusial. Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto turun langsung ke Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, untuk mengecek kesiapan lokasi groundbreaking Blok Masela yang akan digelar dalam waktu dekat.
Dalam kunjungan itu, orang nomor satu di jajaran Polda Maluku itu tidak hanya melihat peta. Ia berkeliling ke titik-titik strategis di kawasan proyek, termasuk akses jalan menuju lokasi dan fasilitas pendukung yang bakal digunakan saat seremoni nanti.
“Blok Masela merupakan investasi strategis nasional yang memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan timur Indonesia,” ujar Dadang dalam keterangannya.
Keamanan Jadi Prioritas Sejak Awal
Menurut Kapolda, proyek sebesar ini tidak bisa berjalan hanya dengan modal teknis dan anggaran raksasa. Stabilitas keamanan menjadi syarat mutlak. “Kami ingin memastikan seluruh tahapan menuju groundbreaking dapat berjalan aman, lancar, dan mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Polda Maluku, kata Dadang, sudah menyusun langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kerawanan sejak dini. Ia menyebut koordinasi dengan TNI, SKK Migas, Inpex Masela Ltd, tokoh masyarakat, hingga tokoh adat terus diperkuat.
Manfaat Ekonomi yang Ditunggu Warga
Proyek Pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela bukan sekadar proyek migas biasa. Pemerintah menargetkan proyek ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia. Dampaknya diharapkan meluas: dari investasi, lapangan kerja, hingga pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Keamanan merupakan faktor penting dalam menciptakan kepastian investasi. Polda Maluku berkomitmen mengawal seluruh tahapan pembangunan Blok Masela secara profesional sehingga proyek ini dapat berjalan sesuai rencana dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Dadang.
Dalam peninjauan itu, Kapolda juga menerima pemaparan dari pihak pelaksana proyek. Materinya mencakup perkembangan persiapan lapangan, kondisi geografis, hingga kesiapan infrastruktur pendukung menjelang tahap konstruksi.
Apresiasi untuk Masyarakat Tanimbar
Di akhir kunjungan, Dadang menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menjaga situasi tetap kondusif. Menurutnya, dukungan masyarakat Tanimbar menjadi modal sosial yang tak ternilai bagi kelancaran proyek strategis nasional ini.
“Semangat kolaborasi dan dukungan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan keberhasilan proyek yang akan menjadi salah satu tonggak penting pembangunan Maluku,” pungkasnya.