Pencarian

IHSG Berpotensi Bergerak Sideways di Rentang 5.950-6.125, Data Inflasi AS Melambat

Rabu, 15 Juli 2026 • 15:31:31 WIB
IHSG Berpotensi Bergerak Sideways di Rentang 5.950-6.125, Data Inflasi AS Melambat
Data inflasi AS melambat menjadi 3,5 persen year on year pada Juni 2026, menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

JAKARTA — Peluang konsolidasi IHSG terjadi di tengah kombinasi sentimen global dan domestik. Dari Amerika Serikat, inflasi tercatat sebesar 3,5 persen year on year (yoy) pada Juni 2026, turun dari 4,2 persen pada bulan sebelumnya. Inflasi inti juga melambat menjadi 2,6 persen dari 2,9 persen.

“Data inflasi yang melambat menurunkan ekspektasi akan potensi kenaikan suku bunga The Fed pada akhir bulan ini,” ujar Ratna dalam kajiannya, Rabu. Ketua The Fed Kevin Warsh dalam kesaksian di hadapan Kongres menyebut peningkatan inflasi dalam lima tahun terakhir akan menjadi masa lalu.

Ekspor China Tumbuh 27 Persen, Surplus Neraca Dagang Membesar

Dari kawasan Asia, ekspor China meningkat 27 persen (yoy) pada Juni 2026, naik dari 19,4 persen pada Mei 2026. Impor juga tumbuh 36 persen, lebih tinggi dari 27,4 persen pada periode sebelumnya. Surplus neraca perdagangan China bertambah menjadi 125,62 miliar dolar AS.

Investor kini menantikan data pertumbuhan PDB China yang diperkirakan melambat menjadi 4,5 persen (yoy) pada kuartal II-2026, dari 5 persen pada kuartal I-2026.

BEI Tambah 37 Saham ke Daftar High Shareholding Concentration

Dari dalam negeri, BEI menambahkan kriteria Price-Impact Ratio dalam metodologi penyaringan saham. Rasio ini membandingkan perubahan harga saham dengan tingkat velocity perdagangan, yaitu rata-rata volume transaksi dibanding jumlah saham beredar di publik.

Saham dengan volume transaksi rendah namun mengalami kenaikan harga besar akan menghasilkan Price-Impact Ratio tinggi. BEI kemudian memasukkan 37 saham baru ke daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC), sehingga total menjadi 51 saham.

Pada perdagangan Selasa (14/7/2026), bursa Eropa dan Wall Street kompak menguat. Indeks S&P 500 naik 0,38 persen, Nasdaq Composite menguat 1,10 persen, sementara Dow Jones Industrial Average melemah tipis 0,02 persen. Bursa Asia pagi ini bervariasi: Nikkei menguat 1,04 persen, Hang Seng naik 1,34 persen, namun Shanghai melemah 0,19 persen.

Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks