Persib Juara Tiga Kali Berturut-turut Jadi Perhatian Kim
MALUKU — Kim menyoroti capaian Persib yang menjuarai kompetisi domestik Indonesia tiga kali beruntun dan menembus Babak 16 Besar ACL2 musim lalu. Menurutnya, catatan itu cukup menjelaskan kualitas lawan yang akan dihadapinya.
"Mereka adalah tim yang sangat bagus. Mereka memenangkan gelar di Indonesia tiga kali berturut-turut dan mencapai Babak 16 Besar ACL2 musim lalu. Saya pikir mereka adalah tim yang kuat," kata Kim.
Ia menambahkan laga kandang menuntut performa terbaik. Kim menyebut dirinya ingin membalas kepercayaan penggemar FC Seoul dengan hasil positif di pertandingan pembuka ini.
Rotasi Tetap Dilakukan, tapi Kemenangan Tak Boleh Lepas
Kim membenarkan rencana rotasi pemain. Sebagian pemain inti akan diistirahatkan, namun tidak semuanya, karena ia tetap ingin mengunci kemenangan atas Persib.
"Ini pertandingan kandang dan laga pertama. Saya juga tidak ingin kalah. Mereka bukan lawan yang mudah. Saya pikir para pemain muda perlu berintegrasi dengan baik," ujarnya dilansir Chosun.
Menurut Kim, komposisi tim akan dirancang agar pemain berpengalaman dan pemain baru bisa bermain harmonis. Ia menilai rotasi tidak bisa dilakukan secara menyeluruh mengingat kualitas lawan yang dihadapi.
"Kami tidak berada dalam situasi di mana kami dapat mengganti setiap pemain. Kami telah mempersiapkan diri agar pemain berpengalaman dan pemain baru dapat bermain secara harmonis," katanya.
K League Jadi Prioritas, Target ACL Two Cukup Lolos 16 Besar
Rotasi dilakukan Kim karena prioritas utamanya adalah kompetisi domestik. Ia ingin FC Seoul menempati posisi terbaik di K League dan kembali ke ACL Elite pada musim depan.
Untuk ACL Two, Kim memasang target lolos ke Babak 16 Besar. Setelah fase itu terlewati, target berikutnya akan dirancang ulang. Karena itu, pemain muda dinilai perlu mendapat jam terbang sejak laga-laga awal.
"Saya ingin lebih fokus pada K League. Saya telah berdiskusi dengan klub dan mempertimbangkan keadaan bahwa kita harus fokus pada liga, tetapi sekarang setelah saya benar-benar duduk di sini," kata Kim.
"Saya merasa ambisius sebagai seorang manajer. Kami harus terus bermain di liga. Mengenai ACL, saya ingin mencapai Babak 16 Besar dengan memastikan keharmonisan," ujarnya.
Duel Pertama Jadi Ujian Integrasi Skuad FC Seoul
Laga kontra Persib menjadi kesempatan pertama Kim menguji integrasi skuadnya di kompetisi Asia. Keseimbangan antara pengalaman dan pemain muda akan jadi kunci, terutama menghadapi tim yang sudah terbiasa tampil di level kontinental.
Bagi Persib, lawatan ke Seoul menjadi ujian berat di laga pembuka. Catatan tiga gelar domestik beruntun dan capaian Babak 16 Besar musim lalu jadi modal, tetapi tekanan bermain di kandang FC Seoul jelas berbeda.