MALUKU TENGGARA — Bukan sekadar bermain pasir atau berenang, Pantai Ngurbloat di Maluku menjadi saksi peragaan keberagaman Nusantara. Sejumlah selebriti dan anak-anak warga setempat berjalan di sepanjang garis pantai dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia.
Momen ini terekam dalam program "Tanah Air Beta" Trans TV yang didokumentasikan oleh Ade. Pantai Ngurbloat sendiri dikenal sebagai salah satu pantai terpanjang di Indonesia Timur dengan pasir putih yang lembut.
Para peserta tidak hanya berjalan biasa. Mereka memperagakan busana adat dengan latar ombak dan langit biru khas Maluku. Anak-anak lokal yang ikut serta tampak antusias mengenakan pakaian adat dari daerah yang mungkin belum pernah mereka kunjungi.
Kegiatan ini menjadi cara unik untuk mengenalkan keberagaman sejak dini. Daripada sekadar pawai di panggung biasa, pantai dipilih sebagai lokasi untuk memberikan nuansa alam yang kuat.
Pantai Ngurbloat di Maluku Tenggara bukan lokasi sembarangan. Ombaknya yang tenang dan pasirnya yang panjang membuat tempat ini cocok untuk kegiatan komunitas. Warga setempat sering memanfaatkan area ini untuk acara budaya dan olahraga pantai.
Dengan menghadirkan selebriti nasional, pesan keberagaman yang dibawa lewat pakaian adat diharapkan menjangkau lebih banyak orang. Anak-anak yang ikut serta pun mendapat pengalaman langsung tentang kekayaan budaya Indonesia.
Program "Tanah Air Beta" Trans TV memang konsisten mengangkat keindahan dan budaya Indonesia dari sudut pandang yang berbeda. Episode di Pantai Ngurbloat ini menjadi salah satu cara untuk menunjukkan bahwa keberagaman bisa dirayakan di mana saja — bahkan di tepi laut.
Tidak ada panggung megah atau lampu sorot. Yang ada adalah pasir, ombak, dan semangat kebersamaan dalam balutan kain adat dari Sabang sampai Merauke.