Gempa M5,0 Guncang 231 Km Barat Laut Tanimbar, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Penulis: Oman Sudirman  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 14:03:49 WIB
Gempa Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah laut 231 km barat laut Tanimbar tanpa potensi tsunami.

TANIMBAR — Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Tanimbar, Maluku, pada Kamis (21/5/2026) pukul 06.12 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa berada di titik koordinat 6.06 Lintang Selatan dan 130.47 Bujur Timur. Lokasi episenter tepatnya berada di laut, sekitar 231 kilometer arah Barat Laut Tanimbar.

“Info Gempa Mag:5.0, 21-Mei-26 06:12:56 WIB, Lok:6.06 LS,130.47 BT (231 km BaratLaut TANIMBAR), Kedlmn:137 Km. Tidak Berpotensi Tsunami,” demikian bunyi keterangan resmi BMKG yang diterima redaksi.

Mengapa Gempa Berkedalaman 137 Km Tak Berpotensi Tsunami?

Dengan kedalaman mencapai 137 kilometer, gempa ini termasuk dalam kategori gempa menengah. BMKG menjelaskan, gempa dengan hiposenter dalam seperti ini umumnya tidak memicu gelombang tsunami karena energi yang sampai ke dasar laut sudah melemah secara signifikan.

Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa informasi yang dirilis masih bersifat sementara. “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam disclaimer resminya.

Belum Ada Laporan Dampak Kerusakan

Hingga pukul 08.00 WIT, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa ini. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar masih melakukan pemantauan di sejumlah kecamatan pesisir.

Wilayah Maluku memang dikenal sebagai salah satu daerah rawan gempa di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh posisinya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Eurasia.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi dan terbaru mengenai gempa bumi dapat diakses melalui kanal resmi BMKG atau aplikasi InfoBMKG.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: daerah.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top