TUAL — Komitmen Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kota Tual akhirnya terwujud setelah anggaran pembangunan RSUD Maren H. Noho Renuat sebesar Rp 190 miliar direalisasikan melalui kontrak senilai Rp 167,08 miliar. Proyek yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya ini memiliki masa pelaksanaan 296 hari kalender dan saat ini pekerjaan fisik sedang berlangsung di Kecamatan Dullah Utara.
Rumah sakit ini dirancang sebagai fasilitas kesehatan modern dengan bangunan utama tiga lantai yang berdiri di atas lahan seluas lebih dari 10 hektare. Berbagai layanan medis prioritas akan tersedia, mulai dari radiologi, CT Scan, cathlab, hingga hemodialisa dan kemoterapi.
Selain itu, RSUD Maren juga akan dilengkapi ruang operasi, ruang intensif, laboratorium patologi anatomi, serta ruang rawat inap. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memutus ketergantungan pasien dari Maluku terhadap rumah sakit di luar daerah.
Keberhasilan ini tidak lepas dari lobi Wali Kota Tual, A. Yani Renuat, yang disapa AYR, sebelum resmi dilantik. Ia telah bertemu langsung dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, pada Selasa (18/2/2025) untuk membahas kelanjutan proyek rumah sakit tersebut.
Dalam pertemuan itu, Kemenkes menyatakan komitmennya mendukung peningkatan fasilitas kesehatan di Kota Tual. Hasilnya, anggaran yang semula direncanakan dapat segera turun dan proyek pun mulai dikerjakan oleh kontraktor pelat merah, Hutama Karya.
Proyek ini mengusung konsep Design and Build yang mengintegrasikan perencanaan dan konstruksi. Konsep ini memastikan kualitas bangunan dan efektivitas alur layanan rumah sakit. Area publik dirancang terbuka dan mudah diakses, sementara area privat seperti ruang operasi dan ruang intensif ditempatkan khusus untuk menjaga privasi pasien.
Aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian. Sistem sirkulasi udara, pencahayaan, pengelolaan limbah, hingga penataan ruang terbuka dirancang untuk mendukung operasional rumah sakit secara efisien. Hal ini sekaligus menciptakan lingkungan pelayanan yang nyaman bagi pasien dan tenaga kesehatan.
Dengan waktu pelaksanaan selama 296 hari kalender, pembangunan RSUD Maren H. Noho Renuat ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Setelah selesai, rumah sakit ini akan menjadi pusat rujukan kesehatan yang melayani tidak hanya warga Kota Tual, tetapi juga masyarakat dari kabupaten-kabupaten tetangga di Maluku.