Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Semangat Orang Basudara di Maluku Tengah

Penulis: Oman Sudirman  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:34:02 WIB
Warga Dusun Telaga Kodok antusias menyambut pembukaan Festival Ketupat 2026.

MALUKU TENGAH — Sejak pukul 09.00 WIT, warga Dusun Telaga Kodok dan pengunjung dari berbagai daerah mulai memadati lokasi festival. Mereka datang bukan sekadar menikmati ketupat, tetapi merayakan tradisi yang telah mengakar sejak 2022 lalu.

Festival ini mengusung tema “Datang sebagai Tamu, Pulang sebagai Keluarga dalam Bingkai Hidup Orang Basudara: Satu Ketupat, Seribu Cerita”. Sadali Ie menyebut tema itu mencerminkan karakter masyarakat Maluku yang terbuka dan menjunjung persaudaraan lintas perbedaan.

Mengapa Festival Ketupat Digelar Setiap Tahun?

Festival ini berawal dari inisiatif masyarakat Dusun Telaga Kodok untuk melestarikan tradisi pasca-Iduladha. Dalam lima tahun terakhir, acara ini terus berkembang menjadi agenda budaya yang tidak hanya mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga menjadi ruang promosi pariwisata lokal.

“Festival Ketupat merupakan bagian dari sukacita masyarakat pasca-perayaan Iduladha yang bukan sekadar agenda budaya dan wisata. Lebih dari itu, festival ini menjadi simbol kuat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat hidup orang basudara yang telah diwariskan oleh para leluhur di Maluku,” demikian kutipan sambutan Gubernur yang dibacakan Sadali.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Festival Tahun Ini?

Pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Telaga Kodok, pemerintah negeri, para raja, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, panitia, serta Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci sukses festival sejak pertama kali digelar.

Sadali menambahkan, konsistensi pelaksanaan festival dari tahun ke tahun menunjukkan komitmen masyarakat dalam menjaga warisan leluhur sekaligus memperkenalkan semangat hidup orang basudara kepada generasi muda dan wisatawan.

Apa Harapan Pemerintah untuk Festival Ini ke Depan?

Pemerintah Provinsi Maluku berharap Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok dapat terus berkembang menjadi agenda wisata budaya unggulan. Festival ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata berbasis budaya dan masyarakat.

“Perbedaan yang kita miliki bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang mempersatukan kita dalam membangun Maluku yang maju, inklusif, berdaya saing, dan sejahtera,” ujar Sadali saat membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempererat persatuan, menjaga nilai-nilai budaya, serta menanamkan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Festival ini diharapkan mampu menarik wisatawan lokal, nasional, maupun mancanegara ke Maluku Tengah.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: metrotimes.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top