Nelayan Pencari Telur Ikan di Kepulauan Aru Selamat Dievakuasi Tim SAR Setelah Longboat Mati Mesin

Penulis: Mustofa Kamal  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:28:01 WIB
Tim SAR mengevakuasi tiga nelayan yang selamat setelah longboat mati mesin di perairan Pulau Wasir, Kepulauan Aru.

AMBON — Operasi penyelamatan berlangsung sekitar dua jam setelah Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo menerima laporan kondisi membahayakan jiwa manusia dari seorang warga bernama Ny. Agustina Lease pada pukul 14.40 WIT. Korban diketahui bernama Hendra Idjifuy (40), Wisnu Hatala (25), serta seorang balita bernama Rusdi (2).

Ketiganya dilaporkan bertolak dari Dobo pada Selasa (11/8) sekitar pukul 05.30 WIT menuju perairan antara Pulau Kei Besar dan Kepulauan Aru untuk mencari telur ikan. Namun dalam perjalanan balik, sesampai di sekitar perairan Pulau Wasir, mesin longboat yang mereka tumpangi mati dan kapal mulai terombang-ambing.

Koordinat Titik Lokasi Jadi Kunci Pencarian

Koordinator Pos SAR Dobo Glenn Tehupuring menyebutkan bahwa proses pencarian tidak memakan waktu lama karena para korban sempat mengirim titik koordinat terakhir mereka sebelum kondisi kapal semakin tidak terkendali. Tim Rescue dikerahkan menggunakan RIB USS Dobo menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°29'3.12" S-134°13'3.12" E.

"Pelaksanaan operasi SAR berjalan baik dikarenakan posisi para korban memang sudah diketahui Tim Rescue USS Dobo melalui titik koordinat yang telah dikirim sehingga tidak perlu lagi melakukan pencarian di tengah laut," ujar Glenn dalam rilis yang diterima di Ambon, Sabtu.

Jarak Tempuh 17 Nautical Mile dari Dobo

Lokasi kejadian berada kurang lebih 17 nautical mile dengan heading 357° arah utara laut dari USS Dobo. Tim Rescue yang diberangkatkan sekitar pukul 15.00 WIT harus ekstra hati-hati menyesuaikan kondisi lautan selama perjalanan menuju titik koordinat.

Setelah menempuh beberapa jam perjalanan, ketiga korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 16.40 WIT dalam keadaan selamat. Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Kota Dobo untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan mesin dan perlengkapan keselamatan bagi nelayan yang beroperasi di perairan terbuka Kepulauan Aru, mengingat jarak antar pulau yang jauh dan kondisi laut yang dinamis. Keberadaan alat komunikasi yang berfungsi menjadi faktor penentu kelancaran proses evakuasi dalam insiden ini.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top