MALUKU — Pekan ini, para editor Eurogamer membagikan pengalaman bermain mereka. Dua judul paling menonjol adalah Fire Emblem: Fortune's Weave dan Star Wars: Zero Company. Keduanya datang dari genre berbeda, tetapi sama-sama memikat dengan mekanisme mendalam dan daya tarik yang sulit dilepaskan.
Dom, salah satu editor, mengaku menghabiskan seluruh waktunya untuk Fire Emblem: Fortune's Weave di Switch 2, bahkan sebelum game resmi dirilis. Ia menggambarkan konsolnya sebagai "topeng Green Goblin" yang terus menggodanya dari meja kerja.
Dom tidak bisa berhenti memikirkan Fire Emblem: Fortune's Weave. Ia mendengar "gema hantu" dari suara level up dan serangan kritis di malam hari. Kecanduan ini muncul padahal game belum resmi dirilis, menandakan potensi besarnya menjadi "monster" di pasar.
"Ketika saya menutup mata, saya melihat semua figur kecil dari game catur anime saya menunggu di grid mereka untuk strategi besar saya," tulis Dom. Ia memperingatkan pembaca bahwa masih ada waktu untuk menghindari kecanduan yang sama. Untuk dirinya sendiri, sudah terlambat.
Chris, editor lain, tidak bisa berhenti memikirkan Star Wars: Zero Company setelah sesi pratinjaunya berakhir. Game turn-based tactics ini meninggalkan kesan mendalam. Chris khawatir game ini akan jatuh ke dalam "jurang penjualan" yang sering dialami game sejenis.
Salah satu fitur favorit Chris adalah kemampuan pasif karakter bernama Jae. Kemampuan ini memungkinkan Jae mengeksekusi musuh secara otomatis ketika HP mereka sangat rendah, misalnya di bawah 6 HP dari total 100 HP. "Saya hanya berpikir itu keren," ujar Chris. Ia berencana memainkannya lagi sesegera mungkin.
Connor menikmati pertarungan di Marvel T?kon: Fighting Souls di PS5. Setelah beralih dari PC karena masalah teknis, ia merasa pengalamannya jauh lebih menyenangkan. Connor mengaku mudah menguasai karakter berkat sistem auto combo, dan sedang mempertimbangkan mencoba karakter lain seperti Captain America.
Bertie berhasil mengorganisir sesi bermain bersama komunitas Eurogamer di game Big Walk. Sesi yang diikuti 12 orang ini berlangsung seru dan penuh tawa, menandakan keberhasilan acara komunitas yang diadakan media tersebut.