Pencarian

KAI Commuter, Lansia Korban Penutupan Stasiun Karet: Harus Jalan Kaki 500 Meter

Selasa, 01 September 2026 • 13:54:02 WIB
KAI Commuter, Lansia Korban Penutupan Stasiun Karet: Harus Jalan Kaki 500 Meter
Penumpang lansia beristirahat di area Stasiun Karet, Jakarta, usai berjalan kaki menuju Stasiun BNI City pada hari pertama penutupan layanan naik-turun penumpang.

MALUKU — Penutupan layanan naik dan turun penumpang di Stasiun Karet, Jakarta, langsung dirasakan dampaknya pada hari pertama operasional. Seorang penumpang bernama Septi (55) mengaku kaget begitu tiba di lokasi, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya soal pengalihan layanan ke Stasiun BNI City.

"Aduh Gusti, saya sudah 55 ini, capek banget," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Selasa (1/9/2026).

Keluhan Penumpang Lansia

Septi menjadi salah satu wajah dari keluhan yang muncul di tengah pengalihan rute ini. Jarak tempuh 500 meter dari Stasiun Karet menuju BNI City memang terbilang dekat bagi yang sehat, tetapi menjadi beban tersendiri bagi penumpang lansia atau berkebutuhan khusus.

Ia berharap ada solusi dari KAI Commuter, khususnya layanan penghubung untuk kelompok umur yang rentan. "Saya berharap, ada solusi bagi pengguna, khususnya lanjut usia (lansia), yang harus berjalan dari Stasiun Karet menuju BNI City," kata Septi.

Prosedur Pengalihan Layanan

Pengalihan penumpang ini merupakan bagian dari kebijakan KAI Commuter yang menutup sementara aktivitas di Stasiun Karet. Seluruh calon penumpang KRL dari arah mana pun kini diarahkan untuk memanfaatkan Stasiun BNI City sebagai titik naik dan turun alternatif.

Keputusan ini otomatis mengubah kebiasaan pengguna harian yang selama ini bergantung pada Stasiun Karet untuk mobilitas ke pusat kota. Belum ada pernyataan resmi dari pihak KCI terkait durasi penutupan atau skema transportasi tambahan untuk penumpang, hingga berita ini diturunkan.

Harapan Solusi untuk Pengguna Setia

Keluhan yang disuarakan para penumpang menyoroti pentingnya pertimbangan aspek sosial dalam setiap kebijakan operasional. Penumpang berharap kenyamanan dan aksesibilitas tetap dijaga lewat fasilitas penunjang, seperti shuttle bus atau panduan petugas di titik-titik transisi.

Bagi pengguna yang terbiasa berpindah moda di kawasan Karet, penyesuaian rute ini menuntut waktu tempuh yang lebih panjang. Evaluasi atas keluhan pengguna akan menentukan seberapa cepat layanan di Stasiun Karet bisa kembali normal atau setidaknya dipermudah aksesnya selama masa penutupan.

Follow kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks