Polisi dan Kelompok Tani Tanam Jagung Dua Hektare di Buru untuk Dukung Ketahanan Pangan Maluku

Penulis: Nurul Huda  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:21:31 WIB
Personel Bidpropam Polda Maluku bersama Kelompok Tani Garda menanam jagung di lahan seluas dua hektare di Desa Waetele, Kabupaten Buru.

AMBON — Lahan produktif di Desa Waetele, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, kini berubah fungsi menjadi area pertanian jagung pipil seluas dua hektare. Lahan tersebut dikelola bersama oleh Bidpropam Polda Maluku dan Kelompok Tani Garda yang diketuai Aam Purnama.

Kabidpropam Polda Maluku Kombes Pol Jarot Sungkowo menegaskan bahwa keterlibatan polisi dalam sektor pertanian bukan sekadar seremonial. "Kami ingin menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan harus dilakukan melalui kerja bersama, dengan memanfaatkan potensi daerah dan melibatkan langsung masyarakat, khususnya kelompok tani," ujarnya di Ambon, Jumat (21/8/2026).

Dukungan Nyata untuk Program Asta Cita

Penanaman jagung ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan Asta Cita. Menurut Jarot, penguatan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya pemerintah, tetapi juga kepolisian, masyarakat, dan kelompok tani.

"Penanaman jagung di lahan seluas dua hektare ini merupakan wujud dukungan nyata Bidpropam Polda Maluku terhadap program ketahanan pangan dan Asta Cita," kata Jarot.

Bukan Sekadar Menanam, tapi Harus Panen

Jarot menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak berhenti pada tahap penanaman. Ia meminta agar lahan yang sudah ditanami tersebut dirawat secara berkelanjutan hingga masa panen tiba, sehingga memberikan hasil nyata bagi kelompok tani.

"Yang kita dorong bukan hanya menanam hari ini, tetapi bagaimana tanaman ini dirawat, dipanen dan menghasilkan manfaat. Ketahanan pangan membutuhkan konsistensi," ucapnya.

Menurutnya, Kabupaten Buru memiliki potensi pertanian yang besar dan bisa terus dikembangkan. Polri akan bersinergi dengan masyarakat dan kelompok tani agar potensi tersebut berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga.

Sinergi Polri dan Masyarakat di Buru

Kegiatan penanaman tersebut turut dihadiri Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, sejumlah pejabat Bidpropam Polda Maluku, jajaran Polres Buru, Polsek Waeapo, serta anggota Kelompok Tani Garda. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam mendampingi petani secara langsung di lapangan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk mengoptimalkan lahan produktif dan memperkuat produksi pangan di Kabupaten Buru serta Provinsi Maluku secara keseluruhan.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top